News
Petani Aceh Utara Pulihkan Sawah Terdampak Banjir dengan Swakelola
1 hari yang lalu
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melakukan peninjauan langsung ke Desa Pinto Makmur, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, untuk memastikan pemulihan lahan sawah yang terdampak banjir dan longsor. Dalam kunjungannya, Mentan menekankan pentingnya rehabilitasi lahan yang cepat dan tepat sasaran agar petani dapat segera kembali berproduksi.
Pemulihan lahan dilakukan dengan metode swakelola dan padat karya, melibatkan petani setempat tanpa menggunakan kontraktor besar. Hal ini bertujuan agar manfaat ekonomi langsung dirasakan oleh masyarakat. Selain perbaikan lahan, pemerintah juga menyalurkan bantuan benih dan pupuk untuk mempercepat masa tanam berikutnya.
Dampak Banjir di Aceh
- 54.233 hektare sawah di Aceh terdampak banjir, dengan rincian:
- Ringan: 23.893 hektare
- Sedang: 8.759 hektare
- Berat: 21.851 hektare
- 13.707 hektare lahan diprioritaskan untuk rehabilitasi tahap awal, termasuk di Aceh Utara.
- Rp1,49 triliun anggaran APBN 2026 dialokasikan untuk pemulihan pertanian di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Upaya Pemulihan
- Rehabilitasi lahan dilakukan dengan swakelola dan padat karya.
- Bantuan benih dan pupuk disalurkan untuk mempercepat masa tanam.
- Kerusakan infrastruktur pertanian seperti Rumah Potong Hewan (RPH), alsintan, dan jaringan irigasi juga menjadi perhatian.
Data Dampak Bencana
- 107.324 hektare sawah terdampak di tiga provinsi (Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat).
- 44,6 ribu hektare lahan padi dan jagung mengalami puso atau gagal panen.
- 29.310 hektare lahan perkebunan non-sawit seperti kopi, kakao, dan kelapa terdampak.
- 1.803 hektare lahan hortikultura rusak.
- 820 ribu ekor ternak mati atau hilang.
Pemulihan lahan sawah di Aceh Utara menjadi fokus utama untuk mengembalikan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani setempat. Dengan melibatkan petani dalam proses rehabilitasi, diharapkan pemulihan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Koordinasi dan Anggaran
- Kementerian Pertanian mengusulkan tambahan anggaran Rp5,1 triliun untuk mempercepat pemulihan pertanian di tiga provinsi terdampak.
- Data dampak bencana terus diperbarui melalui koordinasi intensif antara unit Eselon I Kementerian Pertanian dan dinas pertanian di daerah terdampak.
Dengan upaya pemulihan yang dilakukan, diharapkan sektor pertanian di Aceh dapat segera pulih dan petani dapat kembali berproduksi dengan optimal.
