Timeline Aceh
ajnn.net
ajnn.net

Gading Gajah Korban Banjir Pidie Jaya Diamankan di BKSDA Aceh

08 Januari 2026 12:59

Banjir bandang yang melanda Desa Meunasah Lhok, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, pada November 2025 tidak hanya meninggalkan kerusakan infrastruktur, tetapi juga korban jiwa dari dunia fauna. Salah satu korban adalah seekor gajah jantan yang gadingnya tergilas banjir bersama kayu-kayu. Gading tersebut kini diamankan di kantor Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh untuk mencegah pembongkaran oleh masyarakat.

Kepala BKSDA Aceh, Ujang Wisnu Barata, menjelaskan bahwa pengamanan gading dilakukan setelah muncul isu terkait sisa gading gajah dan upaya beberapa pihak membongkar timbunan sementara di lokasi penguburan. Gading kiri memiliki panjang 38 cm dengan diameter pangkal 18 cm dan ujung 17 cm, sedangkan gading kanan panjang 36 cm dengan diameter pangkal 18 cm dan ujung 17 cm.

Penanganan Bangkai Gajah

  • Bangkai gajah yang ditemukan warga pada 28 November 2025 langsung ditangani secara darurat oleh Tim BKSDA Aceh bersama Polres Pidie Jaya.
  • Penanganan awal dilakukan dengan mensterilkan lokasi dan menutup bangkai dengan tanah dan serpihan kayu.
  • Hasil monitoring terbaru pada 6 Januari 2026 menunjukkan bangkai telah terurai hampir sepenuhnya, hanya tersisa tulang-belulang dan tengkorak.

Pemindahan Tulang Belulang

  • Petugas menutup kembali lokasi penguburan dengan terpal dan menambah timbunan tanah karena muncul indikasi pembongkaran akibat isu gading yang tersisa.
  • Pada 13 Januari 2026 dijadwalkan pemindahan tulang belulang dan sisa-sisa organ yang masih tertinggal untuk dibawa ke PLG Saree, Kabupaten Aceh Besar untuk dilakukan penguburan permanen.

Pengamanan gading dan penanganan bangkai gajah ini menunjukkan upaya serius dari BKSDA Aceh dalam melindungi satwa liar dan menjaga kelestarian lingkungan di Aceh. Meskipun banjir telah merusak banyak hal, upaya konservasi tetap menjadi prioritas untuk menjaga keanekaragaman hayati di wilayah ini.

Dengan adanya pengamanan gading dan pemindahan tulang belulang, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami pentingnya konservasi satwa liar dan tidak melakukan tindakan yang dapat merusak lingkungan. Upaya ini juga menjadi bagian dari pendidikan lingkungan bagi masyarakat Aceh, terutama dalam menjaga kelestarian satwa liar yang semakin terancam.

Gading Gajah Korban Banjir Pidie Jaya Diamankan di BKSDA Aceh
0123456789