News
Aceh Tengah Raih Pelayanan Publik Terbaik di Aceh dengan Nilai 4,37
6 hari yang lalu
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) resmi menetapkan Kabupaten Aceh Tengah sebagai daerah dengan kinerja pelayanan publik terbaik di tingkat kabupaten/kota se-Provinsi Aceh tahun 2025. Penetapan ini tertuang dalam Keputusan Menteri PANRB Nomor 3 Tahun 2026 tertanggal 9 Januari 2026 tentang Hasil Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) pada Kementerian, Lembaga, dan Pemerintah Daerah Tahun 2025.
Aceh Tengah mencatatkan nilai indeks pelayanan publik sebesar 4,37 dengan kategori A- (Sangat Baik), menempatkannya di peringkat pertama di Aceh. Capaian ini mengungguli Kota Lhokseumawe dengan nilai 4,31 dan Kota Banda Aceh dengan nilai 4,21 yang masing-masing berada di posisi kedua dan ketiga.
Faktor Keberhasilan
- Kebijakan pelayanan yang transparan: Aceh Tengah berhasil memenuhi indikator kebijakan pelayanan yang transparan, memastikan bahwa setiap layanan publik dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat.
- Profesionalisme sumber daya manusia: Sumber daya manusia di Aceh Tengah dinilai profesional dalam memberikan pelayanan publik.
- Kualitas sarana dan prasarana: Sarana dan prasarana yang digunakan untuk pelayanan publik di Aceh Tengah memenuhi standar kualitas nasional.
- Keandalan sistem informasi pelayanan publik: Sistem informasi pelayanan publik di Aceh Tengah dinilai andal dan efektif.
- Efektivitas mekanisme konsultasi dan pengaduan: Mekanisme konsultasi dan pengaduan di Aceh Tengah berjalan dengan efektif, memastikan bahwa setiap pengaduan masyarakat dapat ditangani dengan cepat.
- Keberlanjutan inovasi pelayanan: Aceh Tengah terus berinovasi dalam pelayanan publik untuk memastikan bahwa layanan yang diberikan selalu berkualitas dan memenuhi kebutuhan masyarakat.
Tantangan ke Depan
Untuk mempertahankan posisi teratas dan menuju predikat "Pelayanan Prima" dengan indeks di atas 4,50, Pemkab Aceh Tengah dinilai perlu terus memperkuat transformasi digital serta meningkatkan kecepatan respons terhadap pengaduan masyarakat. Konsistensi dalam menjaga standar pelayanan di setiap unit kerja menjadi kunci agar Aceh Tengah tetap menjadi tolok ukur pelayanan publik di Aceh.
Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh jajaran aparatur pemerintah daerah. Menurut Haili, penetapan Aceh Tengah sebagai daerah dengan indeks pelayanan publik tertinggi di Aceh merupakan kado bagi seluruh masyarakat. "Ini adalah bukti nyata bahwa kerja keras kolektif membuahkan hasil. Namun, menjadi nomor satu di Aceh bukanlah akhir, melainkan tantangan untuk terus menjaga kepercayaan masyarakat. Kami berkomitmen untuk terus berinovasi dan memastikan setiap layanan di Aceh Tengah semakin mudah, cepat, dan transparan," ujar Haili.
