News
Bantuan Beras Dinas Pendidikan Lhokseumawe Diselewengkan? Wali Kota Perintah 4,3 Ton untuk 2.150 Guru
07 Januari 2026 18:45
Bantuan beras seberat 4,3 ton yang diperuntukkan bagi 2.150 guru dan pegawai Dinas Pendidikan Kota Lhokseumawe diduga disalahgunakan. Beras tersebut awalnya hanya dibagikan kepada internal Dinas Pendidikan, dengan jatah hingga 25 kilogram per orang, sementara guru dan pegawai lainnya hanya menerima 2 kilogram per orang. Hal ini menimbulkan dugaan penyelewengan dan kekhawatiran di kalangan guru.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Yuswardi, mengakui adanya kesalahan dalam distribusi awal. Ia menjelaskan bahwa pembagian beras kini disesuaikan dengan amanah Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abubakar, dan sebagian beras yang telah dibagikan kepada internal dinas dikembalikan. Yuswardi juga mengungkapkan bahwa pembagian beras tidak disertai petunjuk teknis tertulis, yang menimbulkan kebingungan dalam proses distribusi.
Kronologi Pembagian Beras
- Jumlah Beras: 4.300 kilogram atau 4,3 ton
- Jumlah Penerima: 2.150 guru dan pegawai
- Jatah Awal: 2 kilogram per orang
- Jatah Internal Dinas: Hingga 25 kilogram per orang
- Koreksi: Sebagian beras dikembalikan dan didistribusikan sesuai amanah Wali Kota
Tanggapan Kepala Dinas Pendidikan
- Yuswardi mengakui adanya kesalahan dalam distribusi awal dan kini memperbaiki pembagian.
- Pembagian beras dilakukan berdasarkan daftar dari masing-masing kepala sekolah.
- Setiap pengambilan diwajibkan stempel sebagai bukti serah terima.
Dampak dan Refleksi
Isu ini menyoroti pentingnya transparansi dan kejelasan mekanisme dalam pendistribusian bantuan, terutama pascabencana. Kejadian ini juga menjadi refleksi bagi aparatur pemerintah untuk lebih hati-hati dalam mengelola bantuan publik agar tidak menimbulkan polemik di tengah masyarakat.
Pertanyaan yang Muncul
- Pantaskah ini disebut penyelewengan atau miss komunikasi?
- Bagaimana mekanisme distribusi bantuan yang lebih transparan dapat diimplementasikan?
Dengan adanya koreksi dan penyesuaian distribusi, diharapkan bantuan beras dapat tersalurkan dengan adil dan tepat sasaran kepada seluruh guru dan pegawai Dinas Pendidikan Kota Lhokseumawe.
