Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Pembangunan Huntara di Aceh Timur Capai 97 Persen, Siap Tempati Warga

7 jam yang lalu

Pembangunan hunian sementara (huntara) oleh PT Hutama Karya di Aceh Timur telah mencapai 97 persen pada 15 Januari 2026. Proyek ini melibatkan 45 unit hunian di dua lokasi, yaitu Desa Arakundo, Kecamatan Simpang Ulim, dengan 35 unit hunian, dan Desa Seumatang, Kecamatan Julok, dengan 10 unit hunian. Selain unit hunian, fasilitas pendukung seperti toilet, musala, dan dapur umum juga disediakan untuk menunjang aktivitas dan kehidupan sosial warga selama masa transisi.

Pembangunan ini tidak hanya berfokus pada kecepatan, tetapi juga pada kualitas bangunan dan keselamatan kerja agar hunian ini aman dan nyaman digunakan warga. Saat ini, pekerjaan difokuskan pada tahap finishing dan perapihan akhir. Pemanfaatan Huntara di Aceh Timur nantinya akan dikoordinasikan oleh pemerintah daerah setempat.

Dampak Pembangunan Huntara

  • 45 unit hunian telah selesai secara fisik dan siap digunakan.
  • Fasilitas pendukung seperti toilet, musala, dan dapur umum tersedia untuk menunjang kehidupan sosial warga.
  • Pembangunan ini memberikan dampak ekonomi positif dengan melibatkan tenaga kerja lokal.
  • Huntara akan dikoordinasikan oleh pemerintah daerah setempat untuk digunakan oleh warga.

Lokasi Pembangunan

  • Desa Arakundo, Kecamatan Simpang Ulim: 35 unit hunian di atas lahan seluas 960 meter persegi.
  • Desa Seumatang, Kecamatan Julok: 10 unit hunian di lahan seluas 495 meter persegi.

Pembangunan Huntara di Aceh Timur merupakan bagian dari upaya penanganan pascabencana yang terus berlanjut di wilayah timur Aceh. Dengan progres yang telah mencapai 97 persen, diharapkan hunian sementara ini dapat segera dimanfaatkan oleh warga yang membutuhkan, sambil memberikan dampak positif bagi pemulihan ekonomi masyarakat lokal.

Fokus pada Kualitas dan Keselamatan

PT Hutama Karya menekankan bahwa fokus utama pembangunan Huntara adalah pada kualitas bangunan dan keselamatan kerja. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa hunian sementara yang dibangun aman dan nyaman digunakan oleh warga. Dengan demikian, diharapkan Huntara dapat menjadi tempat tinggal yang layak bagi warga selama masa transisi pascabencana.

Pembangunan Huntara di Aceh Timur Capai 97 Persen, Siap Tempati Warga