Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Pembersihan Jalan Utama Aceh Tamiang Capai 90 Persen, Huntara Dikebut untuk 154 KK

15 jam yang lalu

Pembersihan jalan utama di Kabupaten Aceh Tamiang telah mencapai 90 persen, dengan fokus pada Desa Suka Jadi dan Karang Baru. Koordinator Penanggulangan Bencana, Brigjen TNI Mochammad Arif Hidayat, menyatakan bahwa proses pembersihan menunjukkan perkembangan yang baik. Selain itu, pembersihan kayu gelondongan di kawasan Pondok Pesantren Darul Mukhlisin telah mencapai 100 persen, sementara di Kota Lintang Bawah juga telah diselesaikan.

Pembangunan hunian sementara (huntara) untuk 154 kepala keluarga terdampak banjir di Desa Suka Jadi juga dipercepat. Sebanyak 600 unit huntara bantuan Denantara telah diserahterimakan kepada Bupati Aceh Tamiang. BNPB juga tengah memproses pembangunan huntara di sejumlah titik lainnya, termasuk di Desa Babo dan Desa Alur Jambu, Kecamatan Banda Pusaka.

Proses Pembersihan dan Pemulihan

  • Pembersihan jalan utama di Aceh Tamiang mencapai 90 persen, dengan fokus pada Desa Suka Jadi dan Karang Baru.
  • Pembersihan kayu gelondongan di Pondok Pesantren Darul Mukhlisin mencapai 100 persen, sementara di Kota Lintang Bawah juga telah diselesaikan.
  • Pembangunan hunian sementara (huntara) untuk 154 KK terdampak banjir di Desa Suka Jadi dipercepat.
  • Sebanyak 600 unit huntara bantuan Denantara telah diserahterimakan kepada Bupati Aceh Tamiang.
  • BNPB memproses pembangunan huntara di Desa Babo dan Desa Alur Jambu, Kecamatan Banda Pusaka.

Pemulihan Instalasi Farmasi RSUD Muda Sedia

  • Instalasi farmasi RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang mulai pulih dan beroperasi secara bertahap pascabencana banjir.
  • Proses pemulihan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan keterbatasan sumber daya manusia serta kondisi sarana dan prasarana.
  • Saat ini, instalasi farmasi masih difungsikan sebagai gudang penyimpanan obat, sementara pelayanan farmasi untuk IGD dan rawat jalan masih dilakukan di gedung terpisah.
  • Pelayanan rawat inap telah mulai berjalan dengan sistem yang disesuaikan.

Pemerintah dan berbagai pihak terus mendukung percepatan penanganan bencana ini, dengan harapan masyarakat dapat segera kembali ke kehidupan normal.

Pembersihan Jalan Utama Aceh Tamiang Capai 90 Persen, Huntara Dikebut untuk 154 KK