Pelabuhan Malahayati, Aceh — Pemerintah Aceh bersama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) untuk operasi jalur penyeberangan laut langsung Jakarta–Malahayati. Nota kesepakatan ditandatangani di Kantor ASDP Jakarta, Sabtu (23 Mei 2026), denganhadiri Sekda Aceh M Nasir Syamaun dan Wakil Direktur Utama ASDP Yossianis Marciano.
Strategi Konektivitas Laut untuk Ekonomi Aceh
MoU ini dirancang sebagai langkah strategis untuk memperkuat akses laut antara Pulau Jawa dan Aceh, mengurangi dependensi atas jalur darat yang memakan waktu dan biaya tinggi.
- Tanggal penandatanganan: 23 Mei 2026
- Pihak yang terlibat: Pemerintah Aceh (wakil Sekda) dan ASDP Indonesia Ferry (Persero)
- Tujuan utama: Membuka dan mengoperasikan lintasan Kapal RoRo Jakarta–Malahayati guna mempercepat distribusi logistik
- Manfaat yang diharapkan: Waktu tempuh lebih singkat, biaya operasi lebih rendah, akses pasar lebih luas untuk produk unggulan Aceh seperti kopi, minyak, dan produk perikanan
- Komitmen ASDP: Mengembangkan layanan Long Distance Ferry (LDF) sebagai bagian dari transformasi layanan ferri jangka panjang
DenganHadirin jalur laut ini, Aceh diharapkan dapat meningkatkan daya saing ekonomi daerah, mendukung UMKM dan nelayan dalam mengirimkan hasil ke pasar Jawa serta wilayah lain secara lebih efisien.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua Berita:Khawatir Tenang, Warga Aceh Menunggu Pemulihan Listrik dari PLN
“Seluruh Aceh saat ini tengah dilakukan pemeriksaan atas gangguan sistem kelistrikan yang terjadi di daerah kita,” kata Lukman Hakim
Warga Aceh Khawatir: Imunisasi 33%, Kasus Campak Naik","PublicImpact":85,"Credibility":90,"Urgency":80,"Evidence":85,"LongTermValue":80,"Education":85,"FinalScore":85,"Summary":"Cakupan imunisasi di_A
BANDA ACEH - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Republik Indonesia, Dante Saksono Harbuwono, mengatakan cakupan imunisasi di Aceh masih rendah dan...
.Warga Beutong Nagan Raya, Aceh Takut Tambang Ancam Sumber Air
KBA.ONE, BANDA ACEH—Sejumlah organisasi masyarakat sipil di Aceh mendesak pemerintah pusat dan Pemerintah Aceh menghentikan seluruh rencana maupun aktivitas pertambangan di Beutong Ateuh Ban
Nelayan Aceh Waspada Gelombang 4 Meter dan Hujan Lebat BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk Aceh pada 22-24 Mei 2026, memprediksi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang di sejumlah
BANDA ACEH - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I SIM Banda Aceh mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk...


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.