Beutong Ateuh Banggalang, kawasan pegunungan di Kabupaten Nagan Raya, dikenal sebagai sumber air vital bagi komset lokal. Organisasi sipil seperti P2LH, MaTA, GeRAK Aceh, dan HAkA menyerukan pemerintah pusat dan Pemerintah Aceh untuk membatalkan semua izin tambang di wilayah tersebut, menyinggung ancaman ekologis dan hak masyarakat adat.
Ekologi dan Risiko Bencana
- 12 Desa sekitar Beutong mengandalkan sungai yang bersumber dari hutan tersebut untuk kebutuhan air bersih dan pertanian.
- Kawasan berfungsi sebagai penangkal longsor dan penyerap air yang mengurangi risiko banjir di Kabupaten Nagan Raya.
- Tanah ulayat masyarakat adat di Beutong bersejarah berupa makam ulama dan syuhada dari masa Perjuangan Aceh.
- Pemerintahan diminta memenuhi prinsip Free, Prior, and Informed Consent (FPIC) sebelum memberikan izin tambang di wilayah adat.
Masalah ini tidak hanya mengenai investasi tambang, tetapi juga perlindungan identitas, sejarah, dan masa hidup masyarakat Beutong yang mengandalkan hutan untuk pencairan hidup dan warisan budaya.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaNelayan Aceh Waspada Gelombang 4 Meter dan Hujan Lebat BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk Aceh pada 22-24 Mei 2026, memprediksi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang di sejumlah
BANDA ACEH - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I SIM Banda Aceh mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk...
Warga Aceh Tenang Menggunakan Lilin Sambil Menunggu Listrik Normal
PLN, kata Lukman, masih melakukan pengecekan secara menyeluruh sehingga belum dapat memastikan kapan pasokan listrik kembali normal.
Warga Langkahan Dapat 7 Lokasi Huntap Baru Pasca Banjir","PublicImpact":88,"Credibility":80,"Urgency":70,"Evidence":80,"LongTermValue":85,"Education":70,"FinalScore":82,"Summary":"Pemkab Aceh UtaraMen
Syarat lokasi relokasi harus bebas dari zona merah banjir. Salah satunya jarak lokasi dari bibir sungai minimal lebih dari 100 meter
APDESI Aceh Khawatir, Minta Gampong Terlibat dalam JKA Baru
BANDA ACEH - Wakil Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Aceh, Bahrul Fazal, meminta Pemerintah Aceh melibatkan perwakilan...


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.