News
Pemerintah Aceh dan Relawan Pulihkan Trauma Anak Korban Banjir di Pidie Jaya
12 jam yang lalu
Pemerintah Aceh bersama jaringan relawan melaksanakan Program Kolaborasi Psychosocial Activities bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi di Pidie Jaya. Program ini bertujuan untuk membantu anak-anak mengurangi trauma pascabencana dan menumbuhkan kembali semangat dan rasa aman.
Sejumlah layanan diberikan, antara lain pembagian paket pendidikan, penyaluran makanan siap saji, pengobatan gratis bagi warga, serta kegiatan bermain dan hiburan edukatif untuk anak-anak. Kolaborasi lintas komunitas ini melibatkan berbagai unsur relawan dan lembaga sosial, seperti Forbes Relawan Aceh, Yayasan Beujroeh Leeguna, PKH Banda Aceh, Yayasan Sehai, serta Mandiri Eka.
Layanan yang Diberikan
- Pembagian paket pendidikan
- Penyaluran makanan siap saji
- Pengobatan gratis bagi warga
- Kegiatan bermain dan hiburan edukatif untuk anak-anak
Komitmen Relawan
Ketua Forbes Relawan Aceh, Thogam, menegaskan komitmen relawan untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Aceh dalam penanganan bencana. "Forbes Relawan Aceh siap bersinergi penuh dengan Pemerintah Aceh. Kami siap dalam segala hal, baik tenaga, waktu, maupun koordinasi di lapangan, demi memastikan masyarakat terdampak mendapatkan bantuan dan pendampingan yang dibutuhkan," ujarnya.
Tujuan Program
Melalui program Kolaborasi Psychosocial Activities, Pemerintah Aceh berharap upaya pemulihan tidak hanya menyentuh aspek fisik, tetapi juga mental dan sosial masyarakat. Gerakan rakyat bantu rakyat menjadi bukti nyata bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian sosial mampu mempercepat pemulihan serta menghadirkan harapan baru bagi korban bencana hidrometeorologi di Aceh.
Dampak Jangka Panjang
Program ini diharapkan dapat membantu pemulihan tidak hanya secara fisik, tetapi juga mental dan sosial masyarakat. Kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan relawan menjadi kunci agar penanganan bencana berjalan efektif dan berkelanjutan. Relawan tidak hanya hadir saat tanggap darurat, tetapi juga siap mendukung proses pemulihan pascabencana, terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan.
