Banjir besar yang melanda Aceh Utara pada akhir 2025 meninggalkan dampak serius bagi sektor pertanian. Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil, mendesak pemerintah pusat untuk segera memulihkan 18 ribu hektare lahan persawahan yang rusak parah.
Menurut Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Aceh Utara, Erwandi, total kerugian petani akibat bencana tersebut diperkirakan mencapai Rp 1,6 triliun. Dari total lahan terdampak, 4.679 hektare mengalami kerusakan berat, 6.447 hektare rusak sedang, dan 7.189 hektare rusak ringan.
Dampak Banjir terhadap Pertanian
- 11.929 hektare tanaman padi mengalami puso atau gagal panen.
- 2.431 hektare persemaian ikut puso.
- Secara keseluruhan, luas baku sawah di Aceh Utara mencapai 39.762 hektare, dan yang terdampak banjir seluas 18.316 hektare.
Kebutuhan Mendesak
- 27 unit jembatan perlu diperbaiki.
- 10 ribu lahan tambak dan 500 unit boat bagi masyarakat korban bencana.
Pemulihan ini sangat penting untuk menjaga ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat Aceh Utara.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua Berita:null? Wait Title must be string. Provide Title string. Let's craft final Title:
Pembubaran dilakukan setelah massa aksi Aliansi Rakyat Aceh bertahan melewati batas waktu penyampaian pendapat di muka umum
: Polres Langsa Musnahkan 2,5 kg Sabu, Cegah 20 Ribu Pengguna
KBA.ONE, LANGSA – Kepolisian Resor (Polres) Langsa, Aceh, memusnahkan sebanyak 2.511,17 gram narkotika jenis sabu hasil pengungkapan enam kasus selama periode Januari hingga April 2026. Pemu
:null? Wait we need correct JSON. Provide Title string. Title:
Demo mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Aceh (ARA) di kantor Gubernur Aceh berakhir ricuh dan polisi membubarkan secara paksa pengunjuk rasa menggunakan water cannon dan gas
Warga Aceh Khawatir Saat Polisi Tangkap Puluhan Demo Anti-JKA
Kendaraan taktis milik kepolisian juga tampak terparkir di depan utama kantor gubernur.


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.