News
Pemkab Aceh Barat Perjuangkan Anggaran Rp80 Miliar untuk RS Regional
06 Januari 2026 20:04
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melakukan pertemuan khusus dengan pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) di Banda Aceh untuk meminta dukungan politik dan penganggaran pembangunan Rumah Sakit (RS) Regional Aceh Barat. RS ini direncanakan menjadi rumah sakit rujukan wilayah barat selatan Aceh dan diharapkan selesai pada tahun 2028.
Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP, menyatakan bahwa pembangunan RS Regional Aceh Barat memerlukan anggaran sekitar Rp80 miliar pada tahun 2026. Total kebutuhan anggaran untuk pembangunan ini mencapai Rp150 miliar melalui skema multiyears.
Detail Pertemuan dan Komitmen
- Pertemuan dihadiri oleh Bupati Aceh Barat, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Asisten II, Ketua DPRK Aceh Barat, Wakil Ketua DPRK, Komisi IV DPRK, Kepala Dinas Kesehatan Aceh Barat, manajemen RS Cut Nyak Dhien (CND), serta Ketua Dewan Pengawas RS CND.
- Dari pihak DPRA, hadir Ketua DPRA, Wakil Ketua DPRA, anggota Komisi V DPRA, para Ketua Fraksi, Sekretaris Dewan, serta perwakilan Dinas Kesehatan Aceh.
- DPRA menyatakan sepakat dan berkomitmen untuk memperjuangkan penganggaran serta menyelesaikan pembangunan RS Regional Aceh Barat.
Rencana Tindak Lanjut
- Pimpinan DPRA akan menemui Gubernur Aceh untuk membahas dan mengawal realisasi anggaran pembangunan RS Regional Aceh Barat.
- Setelah diresmikan, pengelolaan dan pembiayaan operasional RS akan menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Aceh Barat.
Dampak dan Harapan
- RS Regional Aceh Barat diharapkan dapat meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah barat selatan Aceh.
- Pembangunan RS ini merupakan bagian dari sembilan program cepat (quick wins) Pemerintah Aceh dan diharapkan dapat diselesaikan sebelum berakhirnya masa pemerintahan Muallem–Dek Fad pada tahun 2028.
Dengan adanya RS Regional Aceh Barat, diharapkan dapat memberikan akses layanan kesehatan yang lebih baik dan merata bagi masyarakat Aceh Barat dan sekitarnya.
Anggaran dan Skema Pembiayaan
- Rp80 miliar diperlukan pada tahun 2026 untuk melanjutkan pembangunan.
- Total kebutuhan anggaran mencapai Rp150 miliar melalui skema multiyears.
- Pembangunan akan dilanjutkan pada tahun 2027 dan 2028.
Komitmen DPRA
- DPRA berkomitmen untuk memperjuangkan penganggaran dan menyelesaikan pembangunan RS Regional Aceh Barat.
- Pimpinan DPRA akan menemui Gubernur Aceh untuk mengawal realisasi anggaran.
Dengan adanya dukungan dari DPRA dan Pemerintah Aceh, diharapkan pembangunan RS Regional Aceh Barat dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu.
