News
Bantuan Luwu Timur untuk Korban Banjir Aceh Tamiang: 10 Sumur Bor dan 2 Masjid Dibangun
04 Januari 2026 08:03
Banjir bandang yang melanda Aceh Tamiang beberapa waktu lalu meninggalkan dampak yang cukup besar bagi masyarakat setempat. Dalam upaya membantu pemulihan, Pemerintah Kabupaten dan masyarakat Luwu Timur, Sulawesi Selatan, menyerahkan bantuan kemanusiaan secara langsung kepada Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi.
Bantuan yang disalurkan meliputi pembangunan 10 unit sumur bor dan dua unit masjid, serta berbagai kebutuhan lainnya seperti chainsaw, fogging, kelambu, uang tunai untuk anak yatim, obat-obatan, vitamin, tas, dan buku bagi anak-anak sekolah. Selain itu, para relawan dari Luwu Timur juga melaksanakan layanan kesehatan gratis dan kegiatan trauma healing bagi anak-anak korban bencana.
Detail Bantuan
- 10 unit sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.
- Dua unit masjid untuk mendukung kegiatan ibadah dan keagamaan.
- Chainsaw, fogging, dan kelambu untuk membantu pemulihan lingkungan dan kesehatan.
- Uang tunai untuk anak yatim serta obat-obatan dan vitamin.
- Tas dan buku bagi anak-anak sekolah untuk mendukung pendidikan.
Kegiatan Bakti Sosial
- Layanan kesehatan gratis oleh sejumlah dokter.
- Kegiatan trauma healing bagi anak-anak korban bencana.
Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian dan dukungan yang diberikan. Ia berharap bantuan ini dapat mempercepat pemulihan dan pembangunan Aceh Tamiang pascabanjir bandang. "Semoga Allah SWT senantiasa membalas kebaikan ini dengan limpahan rahmat dan keberkahan," ujarnya.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan masyarakat Aceh Tamiang dapat segera bangkit dan membangun kembali kehidupan mereka yang terdampak bencana. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat dari berbagai daerah menjadi kunci dalam menghadapi dan memulihkan dampak bencana alam.
Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa materi, tetapi juga dukungan moril yang sangat berharga bagi masyarakat Aceh Tamiang. Keikhlasan dan kerja sama yang ditunjukkan oleh Pemerintah dan masyarakat Luwu Timur menjadi dorongan penting dalam upaya pemulihan dan pembangunan Aceh Tamiang pascabanjir bandang.
