News
Pemkab Aceh Barat Larang Domino untuk Jaga Nilai Syariat dan Produktivitas Masyarakat
8 jam yang lalu
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melarang permainan domino bagi masyarakat di daerahnya. Larangan ini bertujuan untuk menjaga masyarakat dari potensi dampak negatif dan menjunjung tinggi nilai-nilai syariat Islam. Wakil Bupati Aceh Barat, Said Fadheil, menyatakan bahwa keputusan ini bukan untuk membatasi ruang kebersamaan, tetapi untuk mendorong gaya hidup yang lebih produktif dan sesuai dengan nilai-nilai Islam.
Larangan ini disampaikan dalam momentum Peringatan Isra' Mi'raj Nabi Besar Muhammad SAW di Masjid Agung Baitul Makmur, Meulaboh. Said Fadheil menekankan bahwa keputusan ini perlu dipahami bersama untuk menjaga masyarakat dari potensi yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Program Prioritas Pemkab Aceh Barat
- Gerakan magrib mengaji
- Shalat fardhu berjamaah bagi ASN
- Penguatan peran Baitul Mall gampong dalam mengelola dan menyalurkan amanah umat
Said Fadheil mengingatkan bahwa program-program ini bukan sekedar kebijakan di atas kertas, tetapi ikhtiar bersama untuk membangun Aceh Barat yang lebih religius, beradab, dan bermartabat. Masyarakat diajak untuk memperbaharui semangat dalam menjalani kehidupan, meningkatkan kualitas ibadah, dan memperkuat ukhuwah Islamiah.
Nilai-Nilai Isra Mi'raj
- Keteguhan hati dalam menjalankan amanah
- Menyikapi perkembangan dengan bijak
- Ajaran Islam yang ramah namun tegas dalam kebaikan
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat mengajak seluruh masyarakat untuk memperbaharui semangat dalam menjalani kehidupan, meningkatkan kualitas ibadah, dan memperkuat ukhuwah Islamiah. Larangan permainan domino merupakan bagian dari upaya untuk menjaga nilai-nilai kebaikan dan kemaslahatan masyarakat Aceh Barat.
Dampak Jangka Panjang
- Meningkatkan kualitas ibadah masyarakat
- Mengurangi potensi dampak negatif dari permainan domino
- Membangun Aceh Barat yang lebih religius dan bermartabat
Dengan larangan ini, Pemkab Aceh Barat berharap masyarakat dapat lebih fokus pada kegiatan yang produktif dan sesuai dengan nilai-nilai Islam. Program-program prioritas yang ditekankan diharapkan dapat membangun Aceh Barat yang lebih baik dan bermartabat.
