News
69 Rumah Rusak Akibat Banjir Susulan di Aceh Timur, Warga Mengungsi
4 hari yang lalu
Banjir susulan dan angin puting beliung melanda Kabupaten Aceh Timur dalam beberapa hari terakhir, menyebabkan kerusakan pada 69 rumah warga. Dampak terbesar terjadi di Desa Alue Ie Mirah, Kecamatan Idi Tunong, di mana 66 unit rumah rusak akibat terendam banjir. Selain itu, angin puting beliung juga menyebabkan kerusakan serius di beberapa desa lainnya, termasuk rumah guru dayah dan balai pengajian.
Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, menyatakan bahwa kondisi saat ini sudah mulai membaik dan sebagian besar warga yang mengungsi telah kembali ke rumah mereka. Pemkab Aceh Timur telah menyalurkan bantuan berupa bahan pangan dan kebutuhan dasar lainnya kepada warga terdampak. Meskipun tidak ada laporan korban jiwa, masyarakat tetap diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem.
Dampak Banjir Susulan
- 69 rumah rusak akibat banjir dan angin puting beliung.
- 66 unit rumah di Desa Alue Ie Mirah, Kecamatan Idi Tunong, mengalami kerusakan.
- 1 rumah guru dayah di Desa Buket Seuraja, Kecamatan Julok, rusak berat.
- 2 balai pengajian dan 2 rumah warga di Desa Blang Pauh Sa, Kecamatan Julok, juga rusak.
- Warga mengungsi di beberapa desa, termasuk Desa Matang Pudeng, Kecamatan Pante Bidari.
Langkah Pemulihan
- Pemkab Aceh Timur menyalurkan bantuan berupa bahan pangan dan kebutuhan dasar.
- Pendataan lanjutan terhadap dampak kerusakan sedang dilakukan.
- Masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem.
Data Banjir Susulan
- 60 desa atau gampong di 11 kecamatan terdampak banjir.
- 2.818 unit rumah terendam banjir.
- 104 kepala keluarga (KK) dengan total 324 jiwa sempat mengungsi.
- 2.818 KK atau 11.488 jiwa terdampak secara keseluruhan.
Kondisi saat ini sudah mulai membaik, namun masyarakat diimbau untuk tetap siaga dan segera mencari tempat yang aman apabila hujan dengan intensitas tinggi kembali terjadi. Pemkab Aceh Timur terus berupaya memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi dan melakukan langkah-langkah pemulihan pascabencana.
