News
Pengerukan Reservoir Pusong Lhokseumawe untuk Cegah Banjir dan Optimalisasi Pengairan
18 jam yang lalu
Pemerintah Kota Lhokseumawe mulai melakukan pengerukan sendimen di Reservoir Pusong. Tujuannya adalah untuk mengembalikan fungsi reservoir dalam sistem pengairan dan pengendalian banjir di wilayah tersebut. Proses ini dihadapkan pada kendala relokasi keramba yang masih belum dipindahkan oleh pemiliknya.
Pengerukan sendimen ini telah direncanakan sejak lama dan melalui berbagai tahapan, termasuk sosialisasi kepada masyarakat. Kabid Pengairan PUPR Lhokseumawe, T. Syahrial, menjelaskan bahwa pengerukan ini bertujuan untuk mengantisipasi pendangkalan dan menjaga sistem pengairan tetap optimal.
Dampak dan Kendala
- Pengerukan sendimen diharapkan dapat mengembalikan fungsi reservoir yang penting untuk pengairan dan pencegahan banjir.
- Kendala relokasi keramba masih menjadi hambatan dalam proses pengerukan.
- Pengawasan kepolisian dari Satreskrim Polres Lhokseumawe memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib.
Langkah ke Depan
- Petani keramba akan dibentuk dalam kelompok resmi untuk mendapatkan bantuan pemerintah.
- Pemerintah kota berkomitmen untuk mengembalikan fungsi reservoir dan mengantisipasi banjir di masa depan.
- Komunikasi persuasif tetap menjadi prioritas dalam menyelesaikan kendala di lapangan.
