News
Pemulihan Sawah Aceh Hanya 2 Persen, 42 Ribu Hektare Terancam
8 jam yang lalu
Pemulihan lahan persawahan di Aceh yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor masih berjalan sangat lambat. Hingga saat ini, hanya 2 persen atau 991 hektare dari total target 42.702 hektare yang telah dipulihkan. Hal ini mengancam mata pencaharian petani yang bergantung pada sektor pertanian.
Kepala Posko Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Wilayah Aceh, Safrizal ZA, mengakui bahwa progres konstruksi masih jauh dari target. Ia menekankan pentingnya percepatan pemulihan agar masyarakat dapat kembali beraktivitas di lahan mereka.
Dampak Bencana terhadap Sektor Pertanian
- 27.483 hektare sawah rusak ringan
- 13.405 hektare sawah rusak sedang
- 16.283 hektare sawah rusak berat
Tantangan Pemulihan
- Lahan rusak berat memerlukan kajian teknis lebih lanjut karena timbunan material yang mencapai lebih dari satu meter.
- Pemulihan tambak juga menjadi prioritas, dengan 30.417 hektare tambak masyarakat yang terdampak.
Upaya Pemerintah
- Pemerintah terus mendorong percepatan pemulihan dari Kementerian Pertanian.
- Kontrak dengan vendor untuk pemulihan sawah dan tambak telah disiapkan.
- Data pemulihan terus diperbarui oleh tim lapangan untuk memastikan tidak ada lahan yang tertinggal.
