News
Warga Bireuen Desak Pendataan Ulang Korban Banjir, Data Akurat Diperlukan
3 jam yang lalu
Banjir yang melanda Bireuen beberapa bulan lalu masih meninggalkan dampak yang dirasakan oleh warga. Banyak rumah yang hilang atau rusak berat tidak terdata dengan benar, sehingga warga mendesak pemerintah untuk melakukan pendataan ulang.
Keuchik dari beberapa gampong di Bireuen, seperti Pante Lhong, Tingkeum Manyang, dan Blang Mee, menyatakan bahwa banyak warga yang rumahnya hilang atau rusak berat tidak masuk dalam kategori yang seharusnya. Hal ini menyebabkan warga tidak mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan.
Kondisi Saat Ini
-
Pante Lhong: Seluruh rumah terdampak banjir, mulai dari rumah hilang, rusak berat, hingga rusak ringan. Banyak warga yang namanya masuk kategori Tidak Memenuhi Kriteria (TMK).
-
Tingkeum Manyang: Delapan keluarga masih tidur di meunasah karena rumah mereka hilang diterjang banjir. Sebanyak 18 keluarga kehilangan rumah mereka.
-
Blang Mee: Seluruh korban banjir rumah hilang dan rusak untuk sementara menetap di rumah keluarga atau rumah sewa. Data awal yang diserahkan desa mencapai 400 KK, namun banyak yang masuk kategori TMK.
Harapan Warga
Warga berharap pemerintah daerah maupun pemerintah pusat untuk mendata ulang sehingga diperoleh data akurat dan korban yang benar-benar rumahnya rusak dihantam banjir dapat terbantu. Pendataan ulang diharapkan dapat memberikan bantuan yang tepat sasaran dan menghindari kesalahpahaman di antara warga.
