Banjir yang melanda Bireuen beberapa bulan lalu masih meninggalkan dampak yang dirasakan oleh warga. Banyak rumah yang hilang atau rusak berat tidak terdata dengan benar, sehingga warga mendesak pemerintah untuk melakukan pendataan ulang.
Keuchik dari beberapa gampong di Bireuen, seperti Pante Lhong, Tingkeum Manyang, dan Blang Mee, menyatakan bahwa banyak warga yang rumahnya hilang atau rusak berat tidak masuk dalam kategori yang seharusnya. Hal ini menyebabkan warga tidak mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan.
Kondisi Saat Ini
-
Pante Lhong: Seluruh rumah terdampak banjir, mulai dari rumah hilang, rusak berat, hingga rusak ringan. Banyak warga yang namanya masuk kategori Tidak Memenuhi Kriteria (TMK).
-
Tingkeum Manyang: Delapan keluarga masih tidur di meunasah karena rumah mereka hilang diterjang banjir. Sebanyak 18 keluarga kehilangan rumah mereka.
-
Blang Mee: Seluruh korban banjir rumah hilang dan rusak untuk sementara menetap di rumah keluarga atau rumah sewa. Data awal yang diserahkan desa mencapai 400 KK, namun banyak yang masuk kategori TMK.
Harapan Warga
Warga berharap pemerintah daerah maupun pemerintah pusat untuk mendata ulang sehingga diperoleh data akurat dan korban yang benar-benar rumahnya rusak dihantam banjir dapat terbantu. Pendataan ulang diharapkan dapat memberikan bantuan yang tepat sasaran dan menghindari kesalahpahaman di antara warga.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaIbu Aceh Singkil Raih Panen Bawang Merah Via Benih Biji","PublicImpact":9,"Credibility":9,"Urgency":6,"Evidence":7,"LongTermValue":9,"Education":7,"FinalScore":83,"Summary":"Pemkab Aceh Singkil kolab
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil berkolaborasi dengan NGO mitra pembangunan berhasil mengembangkan budidaya bawang merah
Petani Aceh Timur Harapkan Solusi Lahan PT Bumi Flora lewat Mediasi
Dalam kesempatan itu, kata dia, masing-masing perwakilan sudah diberikan kesempatan untuk menyampaikan apa yang menjadi aspirasinya.
Warga Aceh Menanti Respons Gubernur Soal Cabut JKA","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":80,"Evidence":65,"LongTermValue":70,"Education":55,"FinalScore":77,"Summary":"Massa aksi menolak Pergub
Pantauan Serambinews.com di lokasi, jumlah massa yang bertahan hingga malam ini terlihat lebih sedikit dari massa yang hadir pada siang tadi.
Empati Warga Pidie Jaya: USK Kirim 1.050 Mahasiswa Bantu Bangun Usaha
PIDIE JAYA - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Wamendiktisaintek) Prof. Stella Christie, Ph.D., mengapresiasi...


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.