Kembaliekonomi

Warga Aceh Khawatir Kecam Kasus Penganiayaan Anak di Daycare

Penulis

aceh.antaranews.com

Tanggal

29 Apr 2026

Warga Aceh Khawatir Kecam Kasus Penganiayaan Anak di Daycare

Lead paragraph 1: Kasus dugaan penganiayaan terhadap balita berusia 18 bulan di Daycare Baby Preneur, Banda Aceh, telah menyoroti ancaman keamanan di lembaga penitipan anak. Video yang merayap di media sosial menunjukkan tindakan kekerasan yang dilakukan oleh pengasuh, memicu reaksi keras dari orang tua dan pemilik daycare setempat.

Lead paragraph 2: Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar Raniry, Prof. Mujiburrahman, memerintah Pemda Aceh untuk mengevaluasi dan memperketat sistem perizinan serta akreditasi daycare. Ia menekankan bahwa keamanan dan kualitas pengasuhan harus menjadi prioritas utama guna mencegah terjadinya trauma psikologis dan fisik pada anak.

Langkah Preventif yang Disarankan

  • Menerapkan perizinan dan akreditasi yang ketat untuk semua lembaga daycare di Aceh.
  • Melakukan pengawasan rutin oleh Dinas Sosial dan terkait paling kurang tiga kali dalam setahun.
  • Menetapkan rasio ideal 1 pengasuh untuk setiap 3 anak (1:3) pada kelompok balita.
  • Menyelenggarakan pelatihan berkala minimal dua kali setahun bagi tenaga pengasuh mengenai pengembangan anak dan penanganan konflik.
  • Menciptakan sistem pelaporan transparan yang dapat diakses masyarakat melalui aplikasi atau portal online.
  • Menyediakan program edukasi untuk orang tua mengenai kriteria pemilihan daycare dan mengenali tanda-tanda kekerasan atau penelantaran.
Verifikasi Konten

Baca Artikel di Sumber Asli

Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.

Kunjungi Website

Diskusi Hangat

0 Kontribusi Komunitas

Suara Anda Sangat Berarti

Jadilah pionir dalam diskusi ini.