News
Pengawas Madrasah Bireuen Berikan Dukungan kepada Kepala MIS Alue Limeng yang Terdampak Banjir
08 Januari 2026 22:27
Pengawas Madrasah Peduli Bireuen mengunjungi kediaman Mutia, S.Pd., Kepala Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Alue Limeng, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap sesama keluarga besar Kankemenag Bireuen yang tertimpa musibah banjir bandang pada akhir November 2025 lalu. Rombongan pengawas menempuh perjalanan sekitar 25 kilometer dari pusat Kota Bireuen menuju Desa Alue Limeng untuk memberikan dukungan moril dan menyerahkan bantuan kepada Mutia yang rumahnya mengalami kerusakan parah akibat banjir bandang disertai longsor.
Ketua Pengawas Madrasah Peduli Bireuen, Drs. Ridhwan, M.Pd., menyatakan bahwa kunjungan ini merupakan wujud kepedulian dan kebersamaan antarpegawai di lingkungan Kankemenag Bireuen. Ia menyampaikan bahwa rumah Mutia terdampak langsung bencana banjir bandang dan longsor sehingga menyebabkan kerugian yang cukup besar. Mutia menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas perhatian serta bantuan yang diberikan oleh para pengawas madrasah.
Dampak Banjir Bandang di Bireuen
- Banjir bandang yang melanda kawasan Teupin Mane dan sejumlah wilayah di Kabupaten Bireuen telah meninggalkan duka mendalam bagi para korban, termasuk Mutia, S.Pd.
- Rumah kediaman Mutia diterjang banjir bandang yang datang mendadak, disertai arus deras yang menyebabkan bangunan hancur dan tanah di sekitarnya longsor.
- Pengawas Madrasah Peduli Bireuen menyerahkan bantuan secara langsung di lokasi kediaman Mutia di Desa Alue Limeng untuk meringankan beban korban dalam masa pemulihan pascabencana.
Solidaritas dan Kepedulian Sosial
- Kunjungan tersebut menjadi wujud nyata solidaritas dan kepedulian sosial di lingkungan Kankemenag Bireuen.
- Mutia mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian dan bantuan yang diberikan, serta berharap Allah SWT membalas kebaikan para pengawas madrasah.
- Kunjungan ini juga mempererat kebersamaan dalam menghadapi musibah dan cobaan di lingkungan Kankemenag Bireuen.
Harapan dan Ketabahan
- Mutia berharap diberikan ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi cobaan ini.
- Pengawas Madrasah Peduli Bireuen berharap bahwa bantuan yang diberikan dapat meringankan beban korban dalam masa pemulihan pascabencana.
- Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat dalam menunjukkan kepedulian dan solidaritas terhadap sesama yang tertimpa musibah.
