News
Mendagri Minta 7.000 Personel TNI-Polri Bersihkan Lumpur di Aceh Tamiang
4 hari yang lalu
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta tambahan 7.000 personel TNI dan Polri untuk mempercepat pembersihan lumpur di Aceh Tamiang pascabencana. Pembersihan tidak hanya di jalan dan tempat publik, tetapi juga masuk ke rumah-rumah warga dan lorong-lorong sempit. Selain itu, pengerukan Kuala-Kuala di hilir Sungai Tamiang juga menjadi prioritas untuk mencegah banjir luapan dan erosi.
Saat ini, listrik PLN di jalur utama dan jaringan internet di desa-desa sudah pulih. Namun, daerah terpencil masih menjadi fokus untuk segera diaktifkan. Ekonomi lokal mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan dengan buka pasar, warung, dan tiga SPBU yang terdampak banjir sudah beroperasi kembali. Bantuan logistik seperti 456 unit gerobak dorong dan 300 kotak mie instan juga disalurkan untuk mendukung pemulihan masyarakat.
Upaya Pemulihan di Aceh Tamiang
- Pembersihan lumpur: Melibatkan rumah warga, lorong, dan gang-gang.
- Pengerukan sungai: Kuala-Kuala di hilir Sungai Tamiang untuk mencegah banjir.
- Pemulihan infrastruktur: Listrik dan internet di jalur utama sudah pulih.
- Dukungan ekonomi: Pasar, warung, dan SPBU mulai beroperasi.
- Bantuan logistik: Gerobak dorong dan mie instan disalurkan untuk masyarakat.
Dengan adanya berbagai program bantuan, diharapkan perekonomian masyarakat Aceh Tamiang dapat segera pulih dan daya beli masyarakat meningkat. Mendagri juga menekankan pentingnya kerja sama antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah untuk mempercepat proses pemulihan pascabencana.
Fokus Pemulihan
- Infrastruktur: Pembersihan lumpur dan pengerukan sungai.
- Ekonomi: Pemulihan pasar dan warung.
- Logistik: Penyaluran bantuan untuk masyarakat terdampak.
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan Aceh Tamiang dapat segera pulih dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan normal.
Tantangan yang Dihadapi
- Daerah terpencil: Masih membutuhkan pemulihan listrik dan internet.
- Ekonomi lokal: Membutuhkan dukungan untuk meningkatkan daya beli masyarakat.
- Pencegahan banjir: Pengerukan sungai dan pembersihan lumpur untuk mencegah banjir luapan.
Dengan kerja sama semua pihak, pemulihan Aceh Tamiang diharapkan dapat berjalan dengan cepat dan efektif.
