News
Kemenag Aceh Besar Dorong ASN Kuasai AI untuk Konten Keagamaan Moderat
03 Januari 2026 16:08
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Aceh Besar, Saifuddin alias Yahwa, mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenag untuk menguasai kecerdasan buatan (AI) guna menghasilkan konten keagamaan yang moderat dan mencerahkan. Pesan ini disampaikan dalam upacara peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kemenag di Lapangan Politeknik Pelayaran Malahayati, Krueng Raya, Aceh Besar, Sabtu (3/1/2026).
Saifuddin menekankan bahwa ASN Kemenag harus mampu mewarnai perkembangan AI dengan konten keagamaan yang otoritatif, valid, dan menyejukkan. Ia juga mengingatkan tentang pentingnya kerukunan umat beragama dan empati terhadap masyarakat yang tertimpa musibah banjir.
Pentingnya Konten Keagamaan di Era AI
- Kedaulatan AI: ASN Kemenag diharapkan tidak hanya menjadi penonton di era AI, tetapi aktif menghasilkan konten keagamaan yang moderat.
- Kerukunan Umat Beragama: Konten keagamaan harus memperkuat kerukunan dan menjadi energi kebangsaan yang menyatukan perbedaan.
- Empati dan Kepedulian: Saifuddin mengajak ASN untuk memiliki empati tinggi dan peduli terhadap lingkungan, terutama bagi korban banjir.
Tantangan di Era VUCA
- Volatility, Uncertainty, Complexity, and Ambiguity (VUCA): Saifuddin menyebut bahwa umat manusia hidup di era yang penuh perubahan cepat dan ketidakpastian.
- Transformasi ASN: ASN Kemenag harus adaptif terhadap teknologi dan inovasi, serta responsif dalam melayani kebutuhan umat dengan empati dan integritas.
Tema HAB ke-80
- Tema: "Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju."
- Penghargaan: Diberikan kepada ASN dan siswa yang telah mengharumkan nama kantor Kemenag Aceh Besar di kancah internasional dan nasional.
Saifuddin menutup sambutannya dengan mengajak seluruh jajaran Kemenag untuk menyatukan tekad dan memperkuat pengabdian. Ia berharap bahwa dengan fondasi yang kokoh, penguasaan teknologi yang beretika, dan semangat pengabdian yang berdampak, Indonesia dapat menuju masa depan yang damai, maju, dan bermartabat.
