News
Siswa MIN 4 Pidie Jaya Tempuh Lumpur Tebal Pascabanjir untuk Sekolah
1 hari yang lalu
Hampir dua bulan setelah banjir bandang melanda Kabupaten Pidie Jaya, siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 4 Pidie Jaya masih harus berjuang melewati lumpur tebal untuk mencapai sekolah. Jalur menuju sekolah di Desa Blang Cut dan Desa Dayah Kruet, Kecamatan Meurah Dua, masih tergenang air dan lumpur, membuat perjalanan menjadi licin dan berbahaya.
Genangan air dan lumpur ini disebabkan oleh saluran drainase yang tersumbat material lumpur dan sisa longsoran. Kondisi ini tidak hanya mengganggu aktivitas pendidikan, tetapi juga membahayakan keselamatan siswa dan warga yang melintasi jalan tersebut.
Dampak Banjir terhadap Pendidikan
- Siswa harus melewati lumpur tebal setiap hari untuk mencapai sekolah, dengan risiko terpeleset dan kecelakaan.
- Orang tua dan pengendara juga mengalami kesulitan, dengan sejumlah sepeda motor mogok saat melintasi genangan air.
- Warga meminta pemerintah segera memperbaiki sistem drainase untuk mengatasi masalah ini.
Kondisi Jalan yang Memburuk
- Saluran air tersumbat lumpur, menyebabkan genangan air yang sulit mengalir.
- Ketinggian air diperkirakan meningkat saat hujan turun, memperburuk kondisi jalan.
- Aktivitas pendidikan terhambat, dengan siswa dan guru kesulitan mencapai sekolah.
Harapan Warga
Warga setempat berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk memperbaiki kondisi jalan dan sistem drainase. Mereka khawatir kondisi akan semakin parah dan membahayakan keselamatan anak-anak jika tidak segera ditangani.
Perjuangan siswa MIN 4 Pidie Jaya menembus lumpur pascabanjir menjadi potret nyata dampak bencana yang belum sepenuhnya tertangani di wilayah tersebut. Diperlukan tindakan cepat untuk memastikan keselamatan dan kelancaran aktivitas pendidikan di daerah ini.
Kondisi jalan yang rusak dan tergenang lumpur ini tidak hanya mengganggu aktivitas pendidikan, tetapi juga membahayakan keselamatan siswa dan warga. Diperlukan perhatian serius dari pemerintah untuk mengatasi masalah ini dan memastikan akses jalan yang aman bagi semua.
