News
Polisi Aceh Bersihkan SMP Seruway Pasca Banjir untuk Percepat Pembelajaran
07 Januari 2026 19:38
Personel gabungan Polda Aceh terdiri dari Direktorat Intelkam dan Direktorat Pamobvit membersihkan bangunan SMP Negeri 4 Seruway, Kecamatan Seruway, Kabupaten Aceh Tamiang, dari material banjir. Pembersihan ini dilakukan sebagai dukungan Polri untuk mempercepat aktivitas belajar mengajar di sekolah yang terdampak banjir.
Kepala Bidang Humas Polda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto menyatakan bahwa pembersihan dilakukan sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana agar fasilitas pendidikan dapat kembali difungsikan untuk mendidik anak-anak generasi penerus bangsa.
Detail Pembersihan
- Pembersihan meliputi ruang kelas dan halaman sekolah yang tertimbun lumpur banjir akhir November 2025.
- Personel menggunakan berbagai peralatan sederhana seperti sekop, cangkul, dan gerobak sorong.
- Pembersihan diharapkan cepat selesai sehingga kegiatan belajar mengajar bisa kembali normal.
Komitmen Polri
- Kehadiran Polri bukan hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga meringankan beban masyarakat terdampak bencana.
- Polda Aceh berkomitmen untuk terus hadir membantu pemulihan pendidikan pascabencana.
- Ini merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab kemanusiaan Polri kepada masyarakat.
Dampak Jangka Panjang
- Pemulihan fasilitas pendidikan diharapkan dapat mempercepat normalisasi kegiatan belajar mengajar.
- Dukungan Polri dalam pemulihan pendidikan pascabencana diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi generasi penerus bangsa.
- Upaya ini juga menunjukkan sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menghadapi bencana alam.
Dengan adanya pembersihan ini, diharapkan peserta didik dapat kembali merasakan pembelajaran di sekolah dengan nyaman dan aman. Polri terus berupaya untuk memberikan dukungan berkelanjutan dalam pemulihan pendidikan pascabencana di Aceh Tamiang.
Kesimpulan
Pembersihan SMP Negeri 4 Seruway oleh personel gabungan Polda Aceh merupakan langkah penting dalam pemulihan pascabencana. Upaya ini tidak hanya membantu mempercepat normalisasi kegiatan belajar mengajar, tetapi juga menunjukkan kepedulian Polri terhadap pendidikan dan kesejahteraan masyarakat Aceh Tamiang.
