Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

TNI dan Mahasiswa Bersihkan SDN 11 Kutablang dari Lumpur Banjir

13 jam yang lalu

Banjir yang melanda SDN 11 Kutablang di Desa Keurumbok, Kecamatan Kutablang, Bireuen, meninggalkan dampak parah. Air setinggi 1,5 meter merendam seluruh ruangan sekolah dan menyisakan endapan lumpur setebal 0,5 meter, menyebabkan kerusakan pada buku-buku dan mobiler sekolah.

Puluhan personel TNI dari Yonif TP 837/KT Kodam V/Brawijaya, bersama mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) dan UIN Ar-Raniry, serta guru setempat, bergotong royong membersihkan sekolah tersebut. Kegiatan ini dipimpin oleh Letda Inf. Dedi Setia Yudha dan melibatkan 30 prajurit, mahasiswa KPM, dan guru.

Gotong Royong Membersihkan Sekolah

  • 30 prajurit TNI dan mahasiswa dari USK dan UIN Ar-Raniry turut serta dalam pembersihan.
  • Lumpur tebal di halaman dan ruangan sekolah menjadi fokus utama.
  • Buku-buku dan mobiler sekolah banyak yang rusak akibat banjir.
  • Kepala sekolah menyampaikan terima kasih atas bantuan yang meringankan beban.

Dampak Banjir di SDN 11 Kutablang

  • Air setinggi 1,5 meter merendam seluruh ruangan sekolah.
  • Endapan lumpur setebal 0,5 meter menyulitkan proses pembersihan.
  • Kerjasama antara TNI, mahasiswa, dan guru mempercepat proses pemulihan.

Kegiatan ini menunjukkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap pendidikan di Aceh, terutama dalam menghadapi bencana alam yang sering melanda daerah ini. Dengan bantuan dari berbagai pihak, diharapkan sekolah dapat segera kembali beroperasi dan memberikan layanan pendidikan yang optimal bagi siswa-siswinya.

Upaya Pemulihan Pasca Banjir

  • Pembersihan lumpur dilakukan dengan peralatan sederhana seperti cangkul, sekop, dan gerobak dorong.
  • Tim dibagi dua, satu membersihkan Puskesmas Kutablang dan tim lainnya fokus di sekolah.
  • Prinsip pembersihan adalah setiap lokasi harus benar-benar bersih meskipun harus dikerjakan berulang selama beberapa hari.

Dukungan dari mahasiswa KPM UIN Ar-Raniry dan KKN USK bidang kebencanaan siklon tropis juga turut membantu proses pembersihan. Syifaurrahmah, Ketua Kelompok KPM UIN Ar-Raniry, bersama lima rekannya, dan Rizki Ardiansyah dari Fakultas FKIP Prodi Bahasa Inggris USK, bersama 10 anggota kelompoknya, aktif bergotong royong.

Harapan untuk Masa Depan

  • Pemulihan sekolah diharapkan dapat segera selesai.
  • Layanan pendidikan dapat kembali optimal bagi siswa-siswi SDN 11 Kutablang.
  • Semangat gotong royong terus dijaga untuk menghadapi bencana alam di masa depan.
TNI dan Mahasiswa Bersihkan SDN 11 Kutablang dari Lumpur Banjir