Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Jalan Pidie Jaya Terendam Lumpur, Warga Tujuh Gampong Terisolasi

1 hari yang lalu

Banjir bandang yang melanda Kabupaten Pidie Jaya hampir dua bulan lalu masih meninggalkan dampak yang signifikan. Jalan-jalan di beberapa gampong masih terendam lumpur, menghalangi akses warga dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Pembersihan lumpur yang dilakukan oleh pemerintah, TNI, Polri, dan relawan terhambat oleh curah hujan tinggi dan keterbatasan alat berat.

Warga tujuh gampong di Kecamatan Meurah Dua, yaitu Sarah Mane, Lhok Sandeng, Sunong, Lancok, Munasah Kulam, Meunasah Teungoh, dan Meunasah Genteng, harus memutar 8 km untuk mencapai pusat kota Kabupaten Pidie Jaya. Jalan yang menghubungkan Meunasah Bie dengan Lhok Sandeng terendam air sepanjang 300 meter, membuat kendaraan tidak bisa melintas.

Dampak Banjir Bandang

  • Jalan terendam lumpur: Jalan di Gampong Blang Cut, Dayah Kruet, Beuringin, Pante Beureune, Meunasah Mancang, Dayah Husen, dan Meunasah Bie masih tergenang lumpur.
  • Akses terputus: Warga tujuh gampong di Kecamatan Meurah Dua tidak bisa melintas karena jalan terendam air.
  • Kesehatan terancam: Anak-anak yang bermain di jalan berlumpur rawan terkena penyakit kulit.
  • Pembersihan terhambat: Alat berat tidak bisa membersihkan lumpur karena tenggelam dalam lumpur.

Upaya Pemerintah

  • Pembersihan lumpur: Pemerintah, TNI, Polri, dan relawan terus berupaya membersihkan lumpur di badan jalan.
  • Normalisasi sungai: Krueng Meureudu belum dilakukan normalisasi dengan pembersihan lumpur, sehingga jika curah hujan tinggi, sungai bisa meluap.

Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, menyatakan bahwa pembersihan lumpur terkendala oleh faktor alam dan keterbatasan alat berat. Ia juga menyebutkan bahwa gundukan tanah di pinggir jalan belum dibersihkan untuk menahan luapan Krueng Meureudu.

Warga berharap bahwa pemerintah dapat segera mengatasi masalah ini agar akses jalan dapat kembali normal dan aktivitas sehari-hari tidak terganggu.

Dampak Jangka Panjang

  • Ekonomi terganggu: Akses yang terputus mengganggu aktivitas ekonomi warga, terutama petani dan pedagang.
  • Kesehatan masyarakat: Genangan air dan lumpur dapat menjadi sarang penyakit, terutama bagi anak-anak.
  • Infrastruktur rusak: Jalan yang terendam lumpur dapat mengalami kerusakan lebih parah jika tidak segera ditangani.
Jalan Pidie Jaya Terendam Lumpur, Warga Tujuh Gampong Terisolasi
0123456789