News
Polres Aceh Timur Bantu Anak Korban Banjir Atasi Trauma dengan Konseling Psikologi
02 Januari 2026 15:34
Banjir bandang yang menerjang Aceh Timur meninggalkan dampak tidak hanya pada harta benda, tetapi juga pada kesehatan mental anak-anak. Suara hujan kini sering kali menjadi sumber kecemasan bagi mereka. Untuk mengatasi hal ini, Polres Aceh Timur membuka layanan konseling gratis bagi anak-anak korban banjir di Kecamatan Peureulak Barat.
Program trauma healing ini dirancang khusus untuk memutuskan rantai ketakutan melalui pendekatan humanis dan ceria. Puluhan anak-anak diajak bernyanyi, bermain game edukatif, hingga berdialog santai untuk mengalihkan memori kelam saat air merendam rumah mereka.
Pendekatan Humanis dan Ceria
- Puluhan anak-anak berkumpul untuk mengikuti sesi konseling yang melibatkan permainan dan dialog.
- Kapolres Aceh Timur, AKBP Irwan Kurniadi, ikut berbaur dalam aktivitas tersebut untuk memastikan anak-anak tidak terlarut dalam trauma.
- Tim dari Bagian SDM Polres Aceh Timur membagikan bingkisan sebagai bentuk penyemangat bagi anak-anak.
Apresiasi dari Warga Setempat
- Tokoh masyarakat Gampong Kabu menyatakan bahwa bantuan berupa dukungan psikologis sama pentingnya dengan bantuan logistik fisik.
- Warga Jufrizal mengungkapkan bahwa pendampingan seperti ini sangat membantu anak-anak untuk berani lagi setiap kali mendung datang.
Program ini diharapkan dapat mengembalikan kesehatan mental dan keceriaan anak-anak sebagai generasi penerus di Aceh Timur. Dengan pendekatan yang tepat, diharapkan anak-anak dapat kembali optimistis menjalani aktivitas sehari-hari di awal tahun ini.
Dampak Jangka Panjang
- Mengatasi trauma pada anak-anak korban banjir.
- Membangun ketahanan mental untuk menghadapi situasi serupa di masa depan.
- Meningkatkan kesejahteraan psikologis anak-anak di wilayah terdampak banjir.
Dengan adanya program ini, diharapkan anak-anak di Aceh Timur dapat pulih dari trauma dan kembali menjalani kehidupan dengan penuh semangat dan optimisme.
Nilai Edukasi
- Pentingnya dukungan psikologis dalam situasi bencana.
- Pendekatan humanis dan ceria dalam mengatasi trauma anak-anak.
- Peran masyarakat dan aparat keamanan dalam pemulihan pasca-bencana.
