Kejadian dugaan penganiayaan balita di tempat penitipan anak mulai memperhatian publik setelah rekaman CCTV yang menunjukkan tindakan kekerasan terhadap bayi berusia 18 bulan mengedarkan diri di media sosial. Video tersebut menunjukkan dua kejadian yang terjadi pada 24 dan 27 April 2026 di Day Care Baby Preneur, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, yang kemudian menimbulkan protes dari orang tua dan warga setempat.
Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Banda Aceh selesai mengumpulkan keterangan dari enam orang termasuk pengasuh dan manajemen yayasan, serta telah menangkap terduga pelaku berinisial DS, laki‑laki berusia 24 tahun, untuk diperiksa lebih lanjut. Manajemen daycare sendiri telah mengakui kesalahan, memohon maaf lewat akun Instagramnya, dan memberhentikan pegawai yang diduga sebagai pelaku secara tidak hormat.
Langkah Penyidikan dan Dampak Lokal
- Tanggal kejadian: Penganiayaan tercatat pada 24 dan 27 April 2026.
- Jumlah saksi: Enam orang telah dimintai keterangan oleh Unit PPA Polresta Banda Aceh.
- Usia terduga pelaku: Laki‑laki berusia 24 tahun dengan inisial DS ditangkap untuk diperiksa.
- Tindakan manajemen: Day Care Baby Preneur menghentikan pegawai yang diduga sebagai pelaku dan memohon maaf lewat akun Instagramnya.
- Tim penyidik: Gabungan Unit IV/PPA dan Tim Rimueng Satreskrim Polresta Banda Aceh, dibackup oleh Resmob Subdit III Ditreskrimum Polda Aceh, masih dalam pendalaman.
- Aspirasi warga: Warga Syiah Kuala mengharapkan penegakan standar keamanan yang lebih ketat di fasilitas penitipan anak, sesuai dengan nilai syariat dan adat Aceh.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaWALHI Aceh Pilih Kembali Ahmad Shalihin, Siap Hadapi Krisis Ekologis
SABANG - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Aceh kembali mempercayakan Ahmad Shalihin sebagai Direktur Eksekutif Daerah untuk periode...
: Siswa Sukma Bangsa Latih Tanggap Gempa, Siapkan Tas Siaga di Lhokseumawe
tsunami yang berfungsi saat itu. Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) mencatat sebanyak 173.741 korban jiwa dan ratusan ribu lainnya
Warga Nagan Raya Waspada Hujan Petir, Satu Korban Meninggal
Waspadai potensi hujan dari sore hingga malam hari yang disertai angin kencang dan petir. Yoga Almaruf, Prakirawan BMKG Nagan Raya
Warga Bireuen Khawatir Tenang, Bupati Minta Tambah Pekerja Jembatan Kutablang
Hal itu disampaikan Bupati Bireuen H Mukhlis ST, Rabu (29/4/2026) saat meninjau langsung progres terhadap pembangunan proyek itu


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.