News
Polri Latih Anak Korban Banjir Aceh Tamiang Komunikasi Publik untuk Pemulihan Trauma
6 hari yang lalu
Polri melalui Brimob melatih anak-anak korban banjir di Kabupaten Aceh Tamiang dengan komunikasi publik untuk pemulihan trauma dan membangkitkan kepercayaan diri. Pelatihan ini bertujuan membantu pemulihan psikologis anak-anak sekaligus membangkitkan kembali rasa percaya diri dan semangat belajar mereka pascabencana.
Kegiatan ini dipusatkan di SMP Swasta Islam Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, dan dipimpin oleh Komandan Peleton (Danton) 2 GAS Pasukan Brimob Ipda Heri Yulizar. Pelatihan dikemas secara edukatif dan interaktif melalui berbagai permainan yang membangun karakter, komunikasi dua arah, serta latihan dasar komunikasi publik yang disesuaikan dengan usia dan kebutuhan anak-anak.
Metode Pelatihan
- Edukatif dan interaktif: Melalui permainan yang membangun karakter dan komunikasi dua arah.
- Latihan dasar komunikasi publik: Disesuaikan dengan usia dan kebutuhan anak-anak.
- Pendekatan humanis: Suasana pelatihan berlangsung hangat dan penuh keceriaan.
Tujuan Pelatihan
- Pemulihan psikologis: Membantu anak-anak mengatasi trauma pascabencana.
- Meningkatkan kepercayaan diri: Melatih keberanian tampil dan berbicara di hadapan umum.
- Meningkatkan semangat belajar: Menumbuhkan semangat belajar pascabencana.
Dampak Positif
- Senyum dan tawa: Cerminan keberhasilan pendekatan humanis yang diterapkan oleh personel Brimob.
- Rasa aman: Personel Brimob hadir tidak hanya sebagai aparat keamanan, tetapi juga sebagai sahabat bagi anak-anak.
- Kepercayaan diri: Anak-anak kembali ceria, termotivasi, dan siap melanjutkan proses belajar mengajar dengan semangat baru.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap kondisi mental dan emosional anak-anak yang terdampak bencana, serta bentuk komitmen Polri dalam mendukung keberlanjutan dunia pendidikan. Melalui pendekatan yang ramah, komunikatif, dan penuh empati, personel Brimob hadir tidak hanya sebagai aparat keamanan, tetapi juga sebagai sahabat bagi anak-anak, yang memberikan rasa aman serta menumbuhkan kembali kepercayaan diri mereka.
