News
Polri layani pengobatan 101 pengungsi banjir di Bireuen, keluhan demam dan batuk dominan
05 Januari 2026 13:18
Polri melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Bireuen memberikan layanan kesehatan gratis kepada 101 pengungsi banjir di Desa Pulo Pineng Dua Meunasah, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen. Layanan ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk membantu pemulihan kondisi kesehatan warga pascabencana.
Keluhan utama yang ditemukan selama pemeriksaan meliputi demam sebanyak 22 orang, batuk 19 orang, dan tinea pedis 13 orang. Kondisi lingkungan pascabanjir yang lembap dan kurang higienis menjadi pemicu utama penyakit-penyakit tersebut.
Layanan Kesehatan Gratis
- 101 pengungsi menerima layanan kesehatan gratis dari Polri.
- Keluhan utama: demam (22 orang), batuk (19 orang), dan tinea pedis (13 orang).
- Penyakit lain yang ditemukan: hipertensi, dermatitis, gastritis, influenza, arthritis, dan luka lecet.
Antusiasme Masyarakat
- Masyarakat menyambut antusias layanan kesehatan ini.
- Bidan Pustu Pulo Pineng Dua Meunasah, Munasiah, mengungkapkan apresiasi atas bantuan yang diberikan.
- Layanan ini membantu meringankan beban petugas kesehatan setempat, terutama dalam menangani lansia dan anak-anak.
Komitmen Polri
- Layanan kesehatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri dalam membantu pemulihan kondisi kesehatan warga pascabencana.
- Polri berupaya memastikan kondisi kesehatan masyarakat pengungsi tetap terjaga.
- Layanan ini merupakan bagian dari tugas Polri untuk membantu masyarakat bangkit dan pulih setelah bencana.
Kehadiran tim medis Polri diharapkan dapat terus memberikan dukungan kesehatan kepada masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Bireuen. Layanan ini juga menjadi bukti komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat pascabencana.
Dengan adanya layanan kesehatan ini, diharapkan kondisi kesehatan pengungsi banjir dapat segera memulih dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan normal. Polri juga berharap dapat terus memberikan bantuan serupa di masa mendatang untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
