News
Polwan Lhokseumawe Bantu Pemulihan Trauma Anak PAUD di Aceh Utara
08 Januari 2026 15:33
Polwan Polres Lhokseumawe memberikan dukungan pemulihan trauma dan bantuan kepada anak-anak PAUD di Gampong Lancok, Kecamatan Syamtalira Bayu, Kabupaten Aceh Utara. Kegiatan ini merupakan bagian dari program polwan peduli kemanusiaan yang bertujuan untuk membantu masyarakat sekaligus memberikan dukungan psikologis kepada anak-anak usia dini.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Tim B Regu Polwan dipimpin Kompol R A Asmainur bersama beberapa polwan lainnya. Anak-anak PAUD KB Sayang Bunda diajak bermain dan belajar bersama dalam suasana hangat dan penuh keakraban, membuat mereka terlihat gembira dan semakin bersemangat.
Dukungan Pemulihan Trauma
- Dukungan psikologis diberikan kepada anak-anak pascabencana.
- Bantuan sembako dan kebutuhan anak-anak disalurkan, termasuk 5 sak beras, 2 kotak mi instan, 1 dus minuman kopi, 1 dus sosis, 10 dus popok bayi, 1 lusin selimut, 1 dus makanan kaleng, 4 buah sabun cuci piring, 6 mainan mobil, dan 6 mainan anak perempuan.
- Anak-anak dan para guru merasa terbantu dan senang menerima bantuan tersebut.
Apresiasi dari Pihak Sekolah
- Pihak sekolah mengapresiasi dan berterima kasih kepada Kapolres Lhokseumawe AKBP Ahzan atas perhatian dan kepedulian yang diberikan.
- Kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai pelindung dan pengayom, tetapi juga sebagai sahabat anak dan mitra sosial.
Dengan kegiatan ini, diharapkan anak-anak dapat pulih dari trauma pascabencana dan kembali beraktivitas dengan semangat dan keceriaan. Polwan Polres Lhokseumawe terus menunjukkan kepedulian kepada masyarakat, khususnya dalam pemulihan psikososial anak-anak di Aceh Utara.
Kegiatan ini juga menjadi contoh bagaimana kepedulian dan kerjasama antara pihak kepolisian dan masyarakat dapat membantu pemulihan pascabencana, khususnya bagi anak-anak yang merupakan generasi penerus bangsa. Dengan dukungan yang tepat, diharapkan anak-anak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, meskipun pernah mengalami bencana.
