News
Posko Tegaskan Dana BTT Rp6 Miliar untuk Relawan BPBA, Bukan ASN
6 jam yang lalu
Posko Tanggap Darurat Bencana Aceh menegaskan bahwa dana belanja tidak terduga (BTT) sebesar Rp6 miliar yang dialokasikan untuk penanganan bencana di Aceh tidak diperuntukkan bagi relawan ASN Pemprov Aceh. Dana tersebut ditujukan untuk relawan yang terdaftar secara resmi di Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA).
Juru Bicara Posko Tanggap Darurat Bencana Aceh, Murthalamuddin, menjelaskan bahwa dana tersebut adalah untuk relawan yang telah mendaftar ke BPBA, baik secara personal maupun melalui organisasi. Ia juga membantah isu mengenai pengajuan sewa rumah dengan nilai Rp1,1 juta per hari, yang disebutnya hanya sebatas pengajuan awal dan tidak pernah direalisasikan.
Klarifikasi Dana BTT
- Dana BTT Rp6 miliar diperuntukkan bagi relawan yang terdaftar di BPBA.
- Bukan untuk ASN atau relawan ASN yang berangkat ke lokasi bencana.
- Pengajuan sewa rumah Rp1,1 juta per hari dibantah dan disebut sebagai kesalahan data.
Imbauan kepada Masyarakat
- Berhati-hati dalam menyebarkan informasi terkait penanggulangan bencana.
- Pentingnya tabayyun atau klarifikasi sebelum membagikan informasi ke ruang publik.
- Penyebaran hoaks dapat merugikan lembaga terkait dan mencoreng citra Aceh.
Murthalamuddin mengimbau masyarakat Aceh untuk bersama-sama menjaga suasana kondusif dan mendukung upaya penanggulangan bencana. Ia juga mengingatkan bahwa penyebaran informasi yang tidak benar dapat menghambat proses pemulihan dan merusak kepercayaan publik.
Posko Tanggap Darurat Bencana Aceh menyatakan keterbukaan untuk dikonfirmasi dan mengajak masyarakat untuk bertanya langsung kepada mereka atau dinas terkait sebelum menyebarkan informasi. Hal ini bertujuan untuk mencegah penyebaran data yang belum terjadi atau informasi sesat yang dapat merusak kepercayaan publik.
Dengan demikian, masyarakat diharapkan dapat lebih bijak dalam menyikapi dan menyebarkan informasi, terutama dalam situasi darurat seperti saat ini. Dukungan dan kerjasama dari seluruh masyarakat Aceh sangat dibutuhkan untuk memastikan proses penanggulangan bencana berjalan dengan lancar dan efektif.
