News
Satgas Prabowo Percepat Rehabilitasi Aceh Pasca Banjir Longsor
07 Januari 2026 13:54
Banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh pada akhir November 2025 menyebabkan 543 orang meninggal dan 217.780 pengungsi. Presiden Prabowo Subianto membentuk Satuan Tugas (Satgas) untuk mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Satgas ini dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dengan fokus utama pada pembangunan hunian bagi warga terdampak yang masih tinggal di tenda pengungsian. Pemerintah juga akan segera merealisasikan kompensasi untuk perbaikan rumah warga yang mengalami kerusakan ringan hingga sedang.
Prioritas Pemulihan
- Pembangunan hunian untuk warga terdampak yang masih tinggal di tenda pengungsian.
- Perbaikan infrastruktur seperti jalan dan jembatan yang rusak.
- Pemulihan fasilitas publik termasuk pendidikan dan kesehatan.
- Kompensasi untuk perbaikan rumah warga yang mengalami kerusakan.
Satgas akan bekerja sama dengan berbagai kementerian dan lembaga untuk memastikan pemulihan berjalan cepat dan efektif. Langkah pertama yang akan dilakukan adalah memetakan prioritas pemulihan di wilayah terdampak.
Dampak Bencana
- 543 orang meninggal di Aceh.
- 217.780 pengungsi di Aceh.
- 1.178 orang meninggal secara keseluruhan di tiga provinsi.
Pemerintah pusat mulai memasuki fase rehabilitasi dan rekonstruksi di sejumlah wilayah terdampak, sementara BNPB tetap menangani fase tanggap darurat. Satgas ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan dan membangun kembali kehidupan masyarakat Aceh yang terdampak bencana.
Koordinasi dan Struktur
- Ketua Satgas: Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.
- Wakil Ketua: Richard Tampubolon.
- Dewan Pengarah: Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
Satgas akan bekerja tanpa batas waktu tertentu, dengan prioritas utama pada pembangunan hunian dan pemulihan infrastruktur. Rapat koordinasi awal akan segera dilakukan untuk menentukan langkah-langkah strategis serta struktur Satgas.
