Prof Humam Hamid, Guru Besar Universitas Syiah Kuala (USK), mengingatkan pemerintah pusat untuk berhati-hati dalam menghadapi gejolak ekonomi global. Ia menyarankan Presiden Prabowo Subianto untuk tidak ragu mengambil keputusan tidak populer, termasuk menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG), jika kondisi ekonomi semakin memburuk.
Menurut Humam, tekanan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan semakin besar seiring lonjakan harga minyak dunia yang sudah melampaui asumsi awal. Kondisi tersebut diperparah oleh melemahnya ekspor, termasuk ke China.
Dampak Krisis Ekonomi di Aceh
- Harga minyak dan gas naik, menyebabkan ongkos transportasi dan bahan kebutuhan lainnya mengalami inflasi.
- Nelayan terancam tidak melaut jika harga solar naik.
- Petani dan pelaku usaha terbebani biaya operasional, sehingga hasil taninya terkendala untuk dipasarkan.
Peran Pemerintah Aceh
- Perkuat program padat karya dalam penanganan banjir di Aceh untuk memastikan perputaran uang langsung di tengah masyarakat.
- Pastikan distribusi pupuk subsidi sampai ke masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang sulit.
Humam menekankan bahwa dampak terbesar konflik global bukan pada aspek militer bagi Indonesia, melainkan pada ekonomi. Ia mengingatkan pemerintah untuk tidak gegabah dalam mengambil kebijakan dan mengutamakan stabilitas fiskal dibanding popularitas politik.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua Berita:null? Wait Title must be string. Provide Title string. Let's craft final Title:
Pembubaran dilakukan setelah massa aksi Aliansi Rakyat Aceh bertahan melewati batas waktu penyampaian pendapat di muka umum
: Polres Langsa Musnahkan 2,5 kg Sabu, Cegah 20 Ribu Pengguna
KBA.ONE, LANGSA – Kepolisian Resor (Polres) Langsa, Aceh, memusnahkan sebanyak 2.511,17 gram narkotika jenis sabu hasil pengungkapan enam kasus selama periode Januari hingga April 2026. Pemu
:null? Wait we need correct JSON. Provide Title string. Title:
Demo mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Aceh (ARA) di kantor Gubernur Aceh berakhir ricuh dan polisi membubarkan secara paksa pengunjuk rasa menggunakan water cannon dan gas
Warga Aceh Khawatir Saat Polisi Tangkap Puluhan Demo Anti-JKA
Kendaraan taktis milik kepolisian juga tampak terparkir di depan utama kantor gubernur.


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.