News
1.138 Praja IPDN Bersihkan Kantor Pemda Aceh Tamiang Pasca Banjir
05 Januari 2026 14:48
Banjir yang melanda Aceh Tamiang meninggalkan dampak signifikan terhadap kantor-kantor pemerintahan daerah. Untuk mempercepat pemulihan, pemerintah mengirimkan 1.138 praja IPDN untuk membersihkan kantor-kantor yang terdampak. Tugas ini diharapkan dapat membantu pemulihan pelayanan publik dan aktivitas pemerintahan di daerah tersebut.
Para praja IPDN bekerja bahu-membahu untuk membersihkan lumpur dan kerusakan yang ditinggalkan banjir. Mereka menggunakan alat-alat sederhana seperti sekop dan ember untuk membersihkan ruangan-ruangan kantor. Tugas ini dilakukan dengan semangat gotong-royong dan kebersamaan untuk membantu masyarakat Aceh Tamiang.
Detail Keberangkatan
- Jumlah Praja: 1.138 orang
- Kloter Pertama: 413 orang tiba pada 3 Januari
- Kloter Kedua dan Ketiga: Diberangkatkan pada 4 dan 5 Januari
- Lokasi Tugas: Kantor Dinas PUPR Kabupaten Aceh Tamiang
Tugas Utama
- Membersihkan lumpur yang menggenangi ruangan kantor
- Memindahkan dan membersihkan peralatan kantor yang rusak
- Mempercepat aktivasi pelayanan publik
- Membantu pemulihan pemerintahan daerah
Pernyataan Praja IPDN
"Kita harus saling bahu-membahu, gotong-royong untuk membantu pembersihan kantor pemerintahan yang ada di sini. Agar pegawai pemerintah di sini bisa mengakses kantor kembali. Kemudian pemerintahan di Aceh Tamiang dapat berjalan kembali dengan aman dan bersih," kata Praja Madya IPDN Yohanes D Busawer.
Dengan semangat gotong-royong dan kebersamaan, para praja IPDN berharap dapat membantu pemulihan pemerintahan dan pelayanan publik di Aceh Tamiang. Tugas ini merupakan bagian dari misi kemanusiaan untuk membantu saudara-saudara di Aceh yang terdampak banjir.
Dampak Jangka Panjang
- Pemulihan pelayanan publik yang lebih cepat
- Aktivasi pemerintahan daerah yang lebih efisien
- Peningkatan semangat gotong-royong dan kebersamaan
- Pemulihan ekonomi dan sosial masyarakat Aceh Tamiang
Dengan upaya ini, diharapkan pemerintahan dan pelayanan publik di Aceh Tamiang dapat segera berjalan normal dan membantu masyarakat yang terdampak banjir.
