News
Presiden Prabowo Tinjau Hunian Terdampak Bencana di Aceh Tamiang
01 Januari 2026 16:37
Presiden Prabowo Subianto menegaskan keseriusan pemerintah dalam menangani bencana di Sumatera, termasuk Aceh, meski tidak ditetapkan sebagai bencana nasional. Dalam kunjungannya ke Aceh Tamiang, ia meninjau langsung pembangunan hunian untuk warga terdampak dan berinteraksi dengan masyarakat setempat.
Prabowo menjelaskan bahwa keputusan tidak menetapkan status bencana nasional didasarkan pada kemampuan negara dalam menangani dampak bencana di tiga provinsi, termasuk Aceh. Ia menekankan bahwa pemerintah tidak meremehkan dampak bencana dan telah menyiapkan anggaran besar untuk penanganan pascabencana.
Keterlibatan Menteri
- 10 menteri hadir di Aceh untuk menangani dampak bencana.
- 2 menteri lainnya bertugas di Aceh Utara.
- Sejumlah menteri juga hadir di provinsi lainnya di Sumatera.
Pembangunan Hunian
- Prabowo meninjau struktur dan fasilitas hunian yang dibangun oleh BPI Danantara di Kebun Tj Seumantoh, Karang Baru, Aceh Tamiang.
- Pembangunan hunian dimulai pada 24 Desember 2025.
- CEO Danantara, Rosan Roeslani, memberikan penjelasan mengenai progres pembangunan hunian.
Anggaran dan Keseriusan Pemerintah
- Pemerintah memiliki anggaran yang cukup besar untuk mengatasi masalah pascabencana.
- Prabowo menekankan bahwa pemerintah bekerja sepenuh tenaga untuk membantu penanganan pascabencana.
- Ia menyalami dan berinteraksi dengan masyarakat yang telah menanti kedatangannya, menunjukkan kepedulian langsung terhadap warga terdampak.
Dengan kunjungan ini, Prabowo berharap dapat memastikan bahwa penanganan bencana di Aceh berjalan dengan baik dan warga terdampak mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan. Pemerintah juga berkomitmen untuk terus memantau dan mengevaluasi progres pembangunan hunian serta penanganan pascabencana di Aceh Tamiang dan wilayah lainnya di Aceh.
Pemerintah juga mengajak seluruh pihak untuk bekerja sama dalam menangani bencana dan memastikan bahwa warga terdampak mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan. Dengan kerja sama yang baik, diharapkan penanganan bencana di Aceh dapat berjalan dengan efektif dan efisien.
