News
Puluhan Anak Penyintas Banjir Aceh Utara Ikuti Pemulihan Psikososial
21 jam yang lalu
Banjir besar yang melanda Dusun Bidari, Desa Leubok Pusaka, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, meninggalkan dampak yang mendalam bagi warga, terutama anak-anak. Untuk membantu pemulihan trauma pasca-bencana, tim relawan Humas UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe mengadakan kegiatan psikososial melalui menggambar dan bermain.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan dukungan psikologis kepada puluhan anak penyintas banjir. Melalui pendekatan yang menyenangkan, anak-anak diajak untuk mengekspresikan perasaan dan pengalaman mereka selama dan setelah banjir.
Dampak Banjir terhadap Anak-anak
- Trauma psikologis yang dialami anak-anak akibat banjir besar.
- Kegiatan psikososial melalui menggambar dan bermain untuk membantu pemulihan.
- Peran relawan dalam memberikan dukungan dan pendampingan.
Upaya Pemulihan
- Menggambar dan bermain sebagai metode untuk mengurangi stres dan kecemasan.
- Dukungan psikologis untuk mempercepat pemulihan mental anak-anak.
- Harapan untuk masa depan yang lebih baik bagi anak-anak penyintas banjir.
Kegiatan ini diharapkan dapat membantu anak-anak untuk kembali beraktivitas dengan normal dan mengurangi dampak trauma yang mereka alami. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk relawan dan masyarakat, sangat penting untuk pemulihan pasca-bencana di Aceh Utara.
Pentingnya Dukungan Psikososial
- Anak-anak merupakan kelompok yang rentan terhadap dampak bencana.
- Pemulihan psikologis sama pentingnya dengan pemulihan fisik.
- Kegiatan psikososial dapat membantu anak-anak untuk kembali beraktivitas dengan normal.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan anak-anak penyintas banjir dapat kembali merasa aman dan nyaman dalam kehidupan sehari-hari mereka. Dukungan dari berbagai pihak sangat penting untuk memastikan pemulihan yang berkelanjutan dan efektif.
Kesimpulan
Kegiatan psikososial yang diadakan oleh tim relawan Humas UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe merupakan langkah penting dalam membantu pemulihan trauma pasca-bencana bagi anak-anak di Aceh Utara. Melalui pendekatan yang menyenangkan dan mendukung, anak-anak diajak untuk mengekspresikan perasaan dan pengalaman mereka, sehingga dapat mempercepat pemulihan mental dan sosial mereka.
