News
Banjir Lumpuhkan Puskesmas Aceh Tamiang, Mobile Clinic UNAIR Jaga Layanan Kesehatan
31 Desember 2025 14:57
Banjir bandang yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang menyebabkan Puskesmas Simpang Kiri mengalami kerusakan berat dan tidak dapat beroperasi. Hal ini mengakibatkan terputusnya akses pelayanan kesehatan bagi warga, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita penyakit kronis.
Untuk mengatasi kondisi darurat tersebut, Tim Tanggap Darurat Bencana Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga (FKP UNAIR) mengerahkan layanan Mobile Clinic guna memastikan layanan kesehatan tetap tersedia bagi masyarakat terdampak. Kegiatan ini dilaksanakan selama 10 hari, pada 18–28 Desember 2025, dan merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam merespons permasalahan nyata yang dirasakan para penyintas bencana.
Layanan Kesehatan Darurat
- Mobile Clinic menjangkau desa-desa terdampak dan terisolasi seperti Tanjung Priuk, Rimba Sawang, Tenggulun, dan Suka Maju.
- Pelayanan dilakukan di fasilitas yang masih dapat digunakan, seperti polindes, masjid, dan kantor desa.
- Peningkatan keluhan kesehatan pascabencana, antara lain infeksi saluran pernapasan akut, penyakit kulit, diare, serta gangguan kesehatan pada lansia akibat terputusnya pengobatan rutin.
Dukungan Kesehatan Mental
- Tim FKP UNAIR memberikan dukungan kesehatan mental dan psikososial melalui kegiatan trauma healing.
- Layanan ini menyasar anak-anak melalui terapi bermain serta pendampingan bagi orang dewasa dan lansia untuk membantu pemulihan kondisi emosional pascabencana.
Kolaborasi Lintas Sektor
- Kegiatan ini didukung oleh Himpunan Perawat Gawat Darurat dan Bencana Indonesia (HIPGABI) Jawa Timur dan Sumatera Utara, Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Surabaya, Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara, Dinas Kesehatan Aceh Tamiang, Health Emergency Operational Center (HEOC), serta Tim Pusat Krisis Kesehatan yang berada di Kabupaten Aceh Tamiang.
Melalui layanan Mobile Clinic ini, FKP UNAIR berharap dapat membantu menjaga akses layanan kesehatan masyarakat Aceh Tamiang serta mendukung pemulihan sistem pelayanan kesehatan pascabencana secara berkelanjutan.
