Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

800 KK di Aceh Timur Terus Mengungsi, Huntara Belum Jelas Sebelum Ramadhan

02 Januari 2026 15:07

Ratusan keluarga di Kabupaten Aceh Timur masih bertahan di pengungsian setelah banjir melanda wilayah tersebut. Keempat desa yang terdampak, yaitu Desa Umah Tareng, Umah Sunti, Ujung Karang, dan Lokop, dinyatakan tidak layak huni dan harus segera direlokasi. Warga khawatir menghadapi bulan suci Ramadhan tanpa tempat tinggal yang layak.

Kondisi pengungsian semakin sulit dengan terbatasnya fasilitas dan kejelasan hunian sementara (Huntara) yang belum dibangun oleh pemerintah. Warga dari 800 Kepala Keluarga (KK) masih menunggu kepastian dari pemerintah pusat dan daerah.

Kondisi Pengungsian

  • 800 KK masih mengungsi di fasilitas umum dan sekolah-sekolah di desa tetangga.
  • 116 KK dari Umah Sunti dan 55 KK dari Umah Tareng terpaksa menumpang di desa tetangga.
  • Kegiatan belajar mengajar di sekolah akan segera aktif kembali, yang artinya para pengungsi harus segera mengosongkan ruangan.

Desakan kepada Pemerintah

  • Warga mendesak Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk segera turun tangan.
  • Rencana relokasi sudah mulai dipetakan secara swadaya, namun masih memerlukan dukungan pemerintah.
  • Desa Ujung Karang direncanakan pindah ke daerah Tembolon, sementara Desa Umah Sunti direncanakan menempati lahan Pemda di dekat Kompi Lokop.

Kekhawatiran Menjelang Ramadhan

  • Warga khawatir menghadapi bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri dalam kondisi terlunta-lunta.
  • Fasilitas pengungsian yang terbatas membuat kondisi semakin sulit.
  • Pemerintah diminta untuk segera memberikan kepastian dan solusi bagi para pengungsi.

Kondisi ini menuntut perhatian serius dari pemerintah untuk segera menyediakan hunian sementara dan solusi relokasi yang layak bagi warga Aceh Timur yang terdampak banjir.

Dengan semakin dekatnya bulan Ramadhan, warga berharap pemerintah dapat segera memberikan kepastian dan solusi bagi para pengungsi. Kondisi pengungsian yang semakin sulit dengan terbatasnya fasilitas membuat warga semakin khawatir dan memerlukan bantuan segera.

800 KK di Aceh Timur Terus Mengungsi, Huntara Belum Jelas Sebelum Ramadhan
0123456789