Konteks Masalah Daycare di Aceh
Rektor UIN Ar-Raniry Prof. Mujiburrahman menyatakan bahwa kasus penganiayaan dan pengabaian di tempat penitipan anak (daycare) di Aceh mulai marak, sehingga menimbulkan trauma psikis dan fisik pada anak-anak. Pernyataan ini disampaikan pada Rabu, 29 April 2026 dalam upaya menarik perhatian Pemda tentang perlindungan anak usia dini.
Upaya yang Direkomendasikan
- Perketat sistem perizinan dan akreditasi lembaga penitipan anak agar hanya layak yang memenuhi standar.
- Tingkatkan pengawasan rutin melalui inspeksi berkala yang dilakukan oleh dinas sosial dan lembaga terkait.
- Tetapkan standar minimum layanan daycare, termasuk rasio ideal pengasuh‑anak dan kewajiban pelatihan berkala.
- Buat sistem pelaporan yang transparan dan mudah diakses oleh masyarakat untuk mendeteksi dugaan kekerasan.
- Tingkatkan kompetensi tenaga PAUD melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan pelatihan kurikulum.
- Edukasikan orang tua dan masyarakat mengenai tanda‑tanda kekerasan anak agar lebih selektif dalam memilih daycare.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua Berita: Siswa Sukma Bangsa Latih Tanggap Gempa, Siapkan Tas Siaga di Lhokseumawe
tsunami yang berfungsi saat itu. Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) mencatat sebanyak 173.741 korban jiwa dan ratusan ribu lainnya
Warga Nagan Raya Waspada Hujan Petir, Satu Korban Meninggal
Waspadai potensi hujan dari sore hingga malam hari yang disertai angin kencang dan petir. Yoga Almaruf, Prakirawan BMKG Nagan Raya
Warga Bireuen Khawatir Tenang, Bupati Minta Tambah Pekerja Jembatan Kutablang
Hal itu disampaikan Bupati Bireuen H Mukhlis ST, Rabu (29/4/2026) saat meninjau langsung progres terhadap pembangunan proyek itu
Tiga Pengasuh Daycare Banda Aceh Ditangani, Dugaan Kekerasan Balita
Ketiga tersangka masing-masing DS (24), RY (25), dan NS (24). DS lebih dahulu ditetapkan sebagai tersangka, sebelum penyidikan berkembang


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.