Kembalikesehatan

Warga Aceh Khawatir: Daycare Perlu Pengawasan Ketat untuk Anak

Penulis

ajnn.net

Tanggal

29 Apr 2026

Warga Aceh Khawatir: Daycare Perlu Pengawasan Ketat untuk Anak

Konteks Masalah Daycare di Aceh

Rektor UIN Ar-Raniry Prof. Mujiburrahman menyatakan bahwa kasus penganiayaan dan pengabaian di tempat penitipan anak (daycare) di Aceh mulai marak, sehingga menimbulkan trauma psikis dan fisik pada anak-anak. Pernyataan ini disampaikan pada Rabu, 29 April 2026 dalam upaya menarik perhatian Pemda tentang perlindungan anak usia dini.

Upaya yang Direkomendasikan

  • Perketat sistem perizinan dan akreditasi lembaga penitipan anak agar hanya layak yang memenuhi standar.
  • Tingkatkan pengawasan rutin melalui inspeksi berkala yang dilakukan oleh dinas sosial dan lembaga terkait.
  • Tetapkan standar minimum layanan daycare, termasuk rasio ideal pengasuh‑anak dan kewajiban pelatihan berkala.
  • Buat sistem pelaporan yang transparan dan mudah diakses oleh masyarakat untuk mendeteksi dugaan kekerasan.
  • Tingkatkan kompetensi tenaga PAUD melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan pelatihan kurikulum.
  • Edukasikan orang tua dan masyarakat mengenai tanda‑tanda kekerasan anak agar lebih selektif dalam memilih daycare.
Verifikasi Konten

Baca Artikel di Sumber Asli

Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.

Kunjungi Website

Diskusi Hangat

0 Kontribusi Komunitas

Suara Anda Sangat Berarti

Jadilah pionir dalam diskusi ini.