Rektor UIN Ar-Raniry Prof Dr Mujiburrahman meminta Pemerintah Aceh memperketat pengawasan dan standar daycare setelah meningkatnya kasus penganiayaan di tempat penitipan anak. Ia menilai bahwa kejadian tersebut mencemarkan reputasi PAUD di Aceh dan berisiko merusak perkembangan psikologis serta fisik anak, sehingga diperlukan langkah konkret seperti perizinan ketat, pengawasan rutin, dan pendidikan bagi orang tua.
Langkah yang Disarankan Pemerintah Aceh
- Mengtightening sistem perizinan dan akreditasi lembaga penitipan anak
- Memastikan pengawasan rutin berjalan efektif dengan sanksi tegas pelanggar
- Menetapkan standar minimum layanan daycare, termasuk rasio ideal pengasuh‑anak dan kewajiban pelatihan berkala
- Mengembangkan sistem pelaporan transparan dan mudah diakses masyarakat untuk dugaan kekerasan
- Meningkatkan kapasitas guru PAUD melalui program RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau) untuk naikkan kualifikasi akademik
- Edukasi orang tua dan masyarakat mengenai pemilihan daycare yang aman dan cara melaporkan indikator abuse
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua Berita: Siswa Sukma Bangsa Latih Tanggap Gempa, Siapkan Tas Siaga di Lhokseumawe
tsunami yang berfungsi saat itu. Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) mencatat sebanyak 173.741 korban jiwa dan ratusan ribu lainnya
Warga Nagan Raya Waspada Hujan Petir, Satu Korban Meninggal
Waspadai potensi hujan dari sore hingga malam hari yang disertai angin kencang dan petir. Yoga Almaruf, Prakirawan BMKG Nagan Raya
Warga Bireuen Khawatir Tenang, Bupati Minta Tambah Pekerja Jembatan Kutablang
Hal itu disampaikan Bupati Bireuen H Mukhlis ST, Rabu (29/4/2026) saat meninjau langsung progres terhadap pembangunan proyek itu
Tiga Pengasuh Daycare Banda Aceh Ditangani, Dugaan Kekerasan Balita
Ketiga tersangka masing-masing DS (24), RY (25), dan NS (24). DS lebih dahulu ditetapkan sebagai tersangka, sebelum penyidikan berkembang


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.