News
Anjungan Air Siap Minum Wakaf Turki Diresmikan di UIN Ar-Raniry Banda Aceh
13 jam yang lalu
Yayasan Somuncu Baba Turki bekerja sama dengan UIN Ar-Raniry Banda Aceh memulai pembangunan Anjungan Air Siap Minum di kampus UIN Ar-Raniry. Proyek ini merupakan percontohan pertama di Indonesia untuk penyediaan air minum berbasis wakaf hasil kolaborasi internasional.
Anjungan air siap minum ini akan menggunakan teknologi reverse osmosis (RO) untuk memastikan air aman dikonsumsi. Fasilitas ini akan melayani mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, tamu, serta masyarakat yang berkunjung ke kampus. Selain itu, proyek ini juga menjadi simbol kuatnya hubungan historis dan emosional antara Aceh dan Turki.
Detail Proyek
- Teknologi: Air diolah menggunakan reverse osmosis (RO) untuk keamanan konsumsi.
- Kapasitas: Bak penampung berkapasitas 10 meter kubik bersumber dari aliran PDAM.
- Keberlanjutan: Tim teknis khusus akan mengelola perawatan fasilitas.
- Arsitektur: Bangunan mengusung desain khas Turki.
Manfaat dan Dampak
- Akses Air Bersih: Fasilitas ini akan memberikan akses air bersih bagi sivitas akademika dan masyarakat.
- Simbol Persaudaraan: Proyek ini mencerminkan ikatan sejarah panjang antara Turki dan Aceh.
- Potensi Pengembangan: UIN Ar-Raniry membuka peluang pengembangan fasilitas serupa di titik lain di lingkungan kampus maupun di wilayah Aceh.
Pendanaan dan Wakaf
- Pendanaan: Proyek sepenuhnya didanai melalui skema wakaf dari Somuncu Baba Dernegi Turki.
- Amal Jariyah: Fasilitas ini diharapkan menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir bagi pewakaf, As-Sayyid Osman Hulusi Efendi.
Proyek ini tidak hanya bersifat fungsional, tetapi juga mencerminkan nilai estetika dan akulturasi budaya antara Aceh dan Turki. Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat kampus serta sekitarnya.
Harapan ke Depan
- Pengembangan: UIN Ar-Raniry berencana mengembangkan fasilitas serupa di titik lain di lingkungan kampus maupun di wilayah Aceh.
- Kolaborasi: Proyek ini diharapkan dapat menjadi contoh kolaborasi wakaf internasional yang bermanfaat bagi masyarakat.
