News
Jembatan Apung Relawan Jagong Jeget Hubungkan Lima Kampung di Linge
05 Januari 2026 18:35
Banjir yang melanda Kala Ili, Kecamatan Linge, Aceh Tengah, pada 26 November 2025, menyebabkan jembatan penghubung putus dan mengisolasi lima kampung di Kemukiman Wihni Dusun Jamat selama lebih dari sebulan. Warga hanya mengandalkan getek dengan seling baja untuk menyeberangi sungai, yang sangat rawan kecelakaan. Kondisi ini mendorong Relawan Jagong Jeget Peduli Bencana Alam untuk membangun jembatan apung darurat.
Jembatan apung yang dibangun dengan bantuan personel TNI-Polri dan partisipasi masyarakat setempat kini sudah bisa dilintasi kendaraan roda dua sejak 4 Januari 2026. Selain membangun jembatan, relawan juga menyalurkan bantuan sembako, sayuran, dan bahan makanan kepada warga yang terisolasi selama 38 hari.
Dampak Jembatan Apung
- Meningkatkan keselamatan warga yang sebelumnya rentan terjatuh dan terbawa arus sungai.
- Memungkinkan akses kendaraan roda dua, memudahkan mobilitas warga.
- Menyalurkan bantuan sembako dan sayuran kepada warga yang terisolasi.
- Membuka akses kembali bagi masyarakat untuk beraktivitas setelah lebih dari sebulan terisolasi.
Partisipasi dan Apresiasi
- Relawan Jagong Jeget Peduli Bencana Alam bekerja sama dengan personel TNI-Polri dan masyarakat setempat.
- Mewakili masyarakat lima kampung, Reje Kampung Kute Reje, Hamdan, mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan bantuan yang diberikan.
- Keberadaan jembatan apung ini menjadi harapan besar bagi masyarakat untuk kembali beraktivitas dan meningkatkan kualitas hidup mereka.
Dengan terbangunnya jembatan apung ini, masyarakat di lima kampung di Kemukiman Wihni Dusun Jamat kini dapat kembali beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman. Ini merupakan anugerah yang sangat dinantikan sejak bencana terjadi, dan menjadi bukti nyata kepedulian dan kerja sama antara relawan, aparat, dan masyarakat setempat.
Fakta Penting
- Jembatan putus akibat banjir pada 26 November 2025.
- Warga terisolasi selama lebih dari sebulan.
- Jembatan apung sudah bisa dilintasi kendaraan roda dua sejak 4 Januari 2026.
- Bantuan sembako dan sayuran disalurkan kepada warga yang terisolasi.
- Partisipasi aktif dari personel TNI-Polri dan masyarakat setempat.
