News
Relawan Kemenag dan Brimob Bersihkan MIN 8 Bener Meriah dari Material Banjir
06 Januari 2026 17:03
Relawan gabungan dari Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Aceh Barat dan Aceh Jaya, bersama satu peleton Brimob Ujung Fatihah Nagan Raya, melaksanakan bakti sosial di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 8 Kecamatan Lampahan, Kabupaten Bener Meriah. Kegiatan ini dilakukan untuk membersihkan material lumpur dan banjir yang masih menutupi area madrasah, sehingga proses belajar mengajar (PBM) belum dapat berjalan secara maksimal.
MIN 8 Lampahan merupakan madrasah favorit yang diminati masyarakat sekitar dengan lebih dari 500 siswa. Pasca bencana hidrometeorologi, sebagian pekarangan madrasah masih tertutup lumpur, menghambat kegiatan belajar mengajar. Kemenag Aceh Barat menurunkan 30 relawan, sementara Kemenag Aceh Jaya mengirimkan 27 relawan, dipimpin langsung oleh kepala kantor masing-masing.
Kegiatan Bakti Sosial
- 30 relawan dari Kemenag Aceh Barat, termasuk Kasubbag Tata Usaha, para Kepala Seksi, dan kepala madrasah.
- 27 relawan dari Kemenag Aceh Jaya, dipimpin oleh Kepala Kantor Kemenag Aceh Jaya, H Aminullah Djakfar SHI MH.
- Satu peleton Brimob Ujung Fatihah Nagan Raya turut membantu pembersihan sisa lumpur dan material banjir.
Dampak dan Harapan
- Proses belajar mengajar di MIN 8 Lampahan masih terkendala akibat kondisi lingkungan madrasah yang belum sepenuhnya pulih.
- Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-80.
- Harapannya, kondisi madrasah segera pulih dan proses belajar mengajar dapat kembali berjalan normal.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bener Meriah, Dra H Maiyusri, mengapresiasi kepedulian dan kebersamaan seluruh pihak yang terlibat. Ia menyebutkan bahwa sejumlah madrasah terdampak telah banyak mendapat bantuan dari masyarakat serta unsur TNI dan Polri, baik dari dalam maupun luar daerah.
Dalam kegiatan bakti sosial tersebut, turut pula ambil bagian mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Barat Marhaban SE, sebagai bentuk dukungan dan kepedulian terhadap pemulihan dunia pendidikan pascabencana.
