Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan kasasi Tgk. H. Mawardi Basyah, anggota DPR Aceh, dan menaikkan hukuman menjadi 8 bulan penjara atas kasus kekerasan terhadap anak. Putusan ini berkekuatan hukum tetap dan berpotensi mengakhiri karier politiknya.
Mawardi Basyah, yang juga Ketua DPC PPP Kabupaten Aceh Barat, sebelumnya divonis 4 bulan penjara oleh Pengadilan Negeri Meulaboh. Jaksa menilai vonis tersebut terlalu ringan dan mengajukan kasasi untuk memperberat hukuman.
Proses Hukum
- Permohonan kasasi diajukan oleh jaksa dan terdakwa pada 24 Desember 2025.
- Berkas diterima MA pada 19 Januari 2026 dan diputus dalam 15 hari.
- Majelis hakim dipimpin Dr. Prim Haryadi dengan anggota Sutarjo dan Ridho Tryono.
Implikasi Hukum
- Putusan MA berkekuatan hukum tetap, artinya Mawardi Basyah resmi berstatus terpidana.
- Anggota DPR Aceh dapat diberhentikan jika terbukti melakukan tindak pidana dan dijatuhi hukuman penjara.
- Kasus kekerasan terhadap anak dianggap berat secara etik dan hukum.
Dampak Politik
- Mawardi Basyah terpilih sebagai anggota DPR Aceh dari daerah pemilihan Aceh Barat, Aceh Jaya, Nagan Raya, dan Simeulue.
- Pemberhentian tidak otomatis, tetapi melalui mekanisme administratif dan politik.
- Putusan pidana seperti ini hampir selalu berujung pada pemberhentian.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua Berita:null? Wait Title must be string. Provide Title string. Let's craft final Title:
Pembubaran dilakukan setelah massa aksi Aliansi Rakyat Aceh bertahan melewati batas waktu penyampaian pendapat di muka umum
: Polres Langsa Musnahkan 2,5 kg Sabu, Cegah 20 Ribu Pengguna
KBA.ONE, LANGSA – Kepolisian Resor (Polres) Langsa, Aceh, memusnahkan sebanyak 2.511,17 gram narkotika jenis sabu hasil pengungkapan enam kasus selama periode Januari hingga April 2026. Pemu
:null? Wait we need correct JSON. Provide Title string. Title:
Demo mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Aceh (ARA) di kantor Gubernur Aceh berakhir ricuh dan polisi membubarkan secara paksa pengunjuk rasa menggunakan water cannon dan gas
Warga Aceh Khawatir Saat Polisi Tangkap Puluhan Demo Anti-JKA
Kendaraan taktis milik kepolisian juga tampak terparkir di depan utama kantor gubernur.


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.