News
Satgas Pemerintah Diperlukan untuk Percepat Pemulihan Pascabencana di Aceh
04 Januari 2026 17:21
Pemerhati politik dan pemerintahan, Risman Rachman, mendorong Pemerintah Pusat untuk segera membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pemulihan Pascabencana di Aceh. Langkah ini dianggap penting untuk mempercepat koordinasi dan efektivitas penanganan bencana di daerah tersebut.
Menurut Risman, kehadiran Satgas Pemerintah di lokasi bencana akan menciptakan sinergi satu atap antara eksekutif dan legislatif, sekaligus memangkas hambatan koordinasi yang kerap terjadi akibat birokrasi berlapis. Ia mengapresiasi langkah Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bersama tokoh Aceh TA Khalid yang lebih dahulu membentuk Satgas Pemulihan Pascabencana.
Kebutuhan Satgas Pemerintah di Aceh
- Sinergi dan Koordinasi: Kehadiran Satgas Pemerintah diharapkan dapat menciptakan sinergi yang lebih baik antara eksekutif dan legislatif, serta mengurangi hambatan koordinasi.
- Keterlibatan Aktif Kementerian: Risman menekankan pentingnya keterlibatan aktif kementerian dan lembaga terkait dalam Satgas untuk memastikan keputusan dapat diambil langsung di lapangan.
- Skema Pendanaan Multi-Pintu: Diperlukan skema pendanaan yang melibatkan berbagai kementerian dan lembaga agar akses anggaran lebih fleksibel dan responsif.
Prinsip Pemulihan yang Berkelanjutan
- Transparansi dan Akuntabilitas: Seluruh proses pemulihan harus mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas.
- Pelibatan Tokoh Masyarakat: Penting untuk melibatkan tokoh masyarakat dan kearifan lokal Aceh agar pemulihan tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga diterima masyarakat dan berkelanjutan.
Risman mengingatkan bahwa tanpa kewenangan yang cukup, temuan dan aspirasi yang dihimpun Satgas berpotensi terhambat oleh prosedur administratif yang panjang hingga ke Jakarta. Oleh karena itu, pembentukan Satgas Pemerintah di Aceh dianggap sebagai langkah strategis yang mendesak untuk mempercepat pemulihan pascabencana di daerah tersebut.
Dengan pendekatan ini, diharapkan pemulihan pascabencana di Aceh dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan, serta memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat Aceh.
