News
12 Unit Huntara Rp 600 Juta Dibangun untuk Korban Banjir di Pidie
06 Januari 2026 14:37
Pemerintah Kabupaten Pidie mengalokasikan dana sebesar Rp 600 juta dari Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk membangun 12 unit hunian sementara (huntara) bagi korban banjir di Gampong Blang Pandak, Kecamatan Tangse. Pembangunan huntara ini ditangani oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Pidie, dengan progres pekerjaan yang terus dikebut untuk segera menyelesaikan proyek ini.
Huntara yang dibangun menggunakan sistem swakelola tipe dua, dilengkapi dengan teras di bagian depan dan belakang. Lokasi pembangunan huntara dipilih di area yang aman dari banjir, untuk memastikan keamanan dan kenyamanan para korban banjir. Selain itu, pemerintah juga berharap Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dapat segera menangani kerusakan infrastruktur yang diakibatkan oleh banjir bandang pada November 2025.
Detail Pembangunan Huntara
- Jumlah Unit: 12 unit huntara
- Dana Alokasi: Rp 600 juta dari BTT APBK Pidie 2025
- Sistem Pembangunan: Swakelola tipe dua
- Fitur Huntara: Teras depan dan belakang
- Lokasi: Gampong Blang Pandak, Kecamatan Tangse
- Tujuan: Menyediakan hunian sementara bagi korban banjir
Pemerintah Kabupaten Pidie melalui BPBD dan Dinas Perkim terus berupaya untuk mempercepat penyelesaian pembangunan huntara ini. Harapannya, dengan adanya huntara, korban banjir dapat segera mendapatkan tempat tinggal yang layak dan aman, sementara menunggu pemulihan kondisi rumah mereka yang rusak akibat banjir bandang.
Selain pembangunan huntara, pemerintah juga telah menyerahkan proposal kepada BNPB untuk penanganan kerusakan infrastruktur lainnya, seperti jalan yang rusak, rumah warga yang rusak, dan tebing sungai yang amblas. Kerjasama antara pemerintah daerah dan BNPB diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan pasca-bencana di Kabupaten Pidie.
Dengan adanya langkah-langkah ini, diharapkan masyarakat yang terdampak banjir dapat segera kembali beraktivitas dengan normal dan mendapatkan dukungan yang cukup untuk memulihkan kehidupan mereka.
