Pembangunan Rumah Sakit Regional Meulaboh terancam tersendat karena tidak ada alokasi anggaran dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) tahun 2026. Bupati Aceh Barat, Tarmizi, menyatakan bahwa dana Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp 800 miliar tidak dialokasikan untuk proyek ini.
Gubernur Aceh telah menjadikan pembangunan RS Regional sebagai prioritas, namun alasan tidak adanya dana adalah karena RS Regional bukan daerah bencana. Jika tidak ada alokasi anggaran, pembangunan RS Regional Meulaboh akan tertunda.
Dampak Terhadap Masyarakat
- Keterlambatan pembangunan RS Regional akan berdampak pada akses layanan kesehatan bagi masyarakat Aceh Barat.
- Keterbatasan fasilitas kesehatan dapat memperburuk kondisi kesehatan masyarakat, terutama dalam situasi darurat.
- Ketergantungan pada fasilitas kesehatan lain yang mungkin tidak memadai untuk menampung kebutuhan masyarakat.
Upaya yang Telah Dilakukan
- Bupati Aceh Barat telah menjumpai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) untuk mendukung alokasi anggaran.
- Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Barat berjanji untuk menindaklanjuti arahan gubernur terkait pembangunan RS Regional.
Harapan ke Depan
- Diharapkan ada solusi cepat untuk alokasi anggaran agar pembangunan RS Regional Meulaboh dapat segera dilanjutkan.
- Masyarakat Aceh Barat berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah daerah dan pusat untuk memastikan pembangunan RS Regional tidak tertunda.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua Berita:null? Wait Title must be string. Provide Title string. Let's craft final Title:
Pembubaran dilakukan setelah massa aksi Aliansi Rakyat Aceh bertahan melewati batas waktu penyampaian pendapat di muka umum
: Polres Langsa Musnahkan 2,5 kg Sabu, Cegah 20 Ribu Pengguna
KBA.ONE, LANGSA – Kepolisian Resor (Polres) Langsa, Aceh, memusnahkan sebanyak 2.511,17 gram narkotika jenis sabu hasil pengungkapan enam kasus selama periode Januari hingga April 2026. Pemu
:null? Wait we need correct JSON. Provide Title string. Title:
Demo mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Aceh (ARA) di kantor Gubernur Aceh berakhir ricuh dan polisi membubarkan secara paksa pengunjuk rasa menggunakan water cannon dan gas
Warga Aceh Khawatir Saat Polisi Tangkap Puluhan Demo Anti-JKA
Kendaraan taktis milik kepolisian juga tampak terparkir di depan utama kantor gubernur.


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.