Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Sukarelawan Psikososial Bantu Penyintas Banjir di Aceh Utara dan Bireuen

12 Januari 2026 00:14

Banjir bandang yang melanda Aceh Utara dan Bireuen pada awal tahun 2025 meninggalkan dampak yang mendalam bagi masyarakat setempat. Selain kerugian material, bencana ini juga menyebabkan trauma psikologis, terutama bagi anak-anak dan remaja yang kehilangan harta benda atau bahkan anggota keluarga.

Untuk membantu proses pemulihan, Rumah Zakat (RZ) bekerja sama dengan Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Aceh dan Crisis Center Psychology (CCP) Fakultas Psikologi UIN Ar-Raniry mengirimkan sepuluh sukarelawan untuk memberikan layanan psikososial. Para sukarelawan ini akan bertugas di sepuluh sekolah dan sepuluh titik pengungsian di Aceh Utara dan Bireuen selama satu minggu.

Layanan Psikososial untuk Penyintas Banjir

  • Tujuan Utama: Memberikan dukungan psikologis bagi anak-anak dan remaja yang terdampak banjir.
  • Lokasi Layanan: Sepuluh sekolah dan sepuluh titik pengungsian di Aceh Utara dan Bireuen.
  • Durasi Program: Satu minggu, dimulai dari Minggu (11/1/2026).
  • Koordinator Program: Harri Santoso, yang menekankan pentingnya trauma healing bagi korban bencana.

Dampak Jangka Panjang

Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat, terutama anak-anak dan remaja, untuk pulih dari trauma yang mereka alami. Dengan adanya dukungan psikososial, diharapkan mereka dapat kembali beraktivitas dengan normal dan membangun kembali kehidupan mereka setelah bencana.

Peran Masyarakat

Masyarakat diharapkan dapat mendukung program ini dengan memberikan informasi tentang kondisi psikologis penyintas banjir dan membantu memfasilitasi kegiatan yang dilakukan oleh para sukarelawan. Kerja sama antara masyarakat, pemerintah, dan lembaga swadaya masyarakat sangat penting untuk keberhasilan program ini.

Dengan adanya layanan psikososial ini, diharapkan penyintas banjir di Aceh Utara dan Bireuen dapat segera pulih dan kembali menjalani kehidupan mereka dengan lebih baik. Program ini juga menjadi contoh bagaimana kolaborasi antara berbagai pihak dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat yang terdampak bencana.

Sukarelawan Psikososial Bantu Penyintas Banjir di Aceh Utara dan Bireuen
0123456789