News
Warga Aceh Timur Sakit Parah di Malaysia Dipulangkan Haji Uma dan GAB
03 Januari 2026 16:42
Imam (50), warga Desa Cot Geulumpang, Kecamatan Peureulak, Aceh Timur, berhasil dipulangkan dari Malaysia setelah mengalami sakit parah. Ia mendarat di Bandara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara, pada Jumat (2/1/2026) pukul 08.30 WIB. Proses pemulangan ini difasilitasi oleh Haji Uma, anggota DPD RI asal Aceh, bekerja sama dengan Group Aceh Bersatu (GAB).
Imam, yang bekerja sebagai buruh di perkebunan sawit di Pahang, Malaysia, tidak lagi mampu bekerja akibat kondisi kesehatannya yang memburuk. Proses pemulangan ini melibatkan gotong royong dengan total biaya Rp6.670.000, yang dikumpulkan melalui swadaya keluarga dan bantuan langsung dari Haji Uma.
Detail Pemulangan
- Biaya Total: Rp6.670.000
- Swadaya Keluarga: Rp4.670.000
- Bantuan Haji Uma: Rp2.000.000
Proses Pemulangan
- Keuchik Cot Geulumpang melayangkan surat permohonan bantuan kepada Haji Uma.
- Haji Uma berkoordinasi dengan jaringan relawan GAB di Malaysia untuk mengurus administrasi dan teknis pemulangan.
- Imam diterima dengan isak tangis haru oleh keluarga saat tiba di bandara.
Apresiasi dan Tanggung Jawab Moral Haji Uma menyampaikan apresiasi kepada komunitas masyarakat Aceh di Malaysia yang solid menjaga persaudaraan di tanah rantau. Ia juga menekankan tanggung jawab moralnya sebagai wakil daerah untuk membantu warga yang mengalami kesulitan di perantauan.
Dukungan dari Berbagai Pihak
- Group Aceh Bersatu (GAB)
- Group Aceh Meutuah
- Group Koper
- Seluruh unsur masyarakat yang terlibat
Kisah pemulangan Imam menyoroti pentingnya solidaritas dan gotong royong dalam membantu warga Aceh yang mengalami kesulitan di luar negeri. Ini juga menunjukkan peran aktif wakil daerah dalam menjalankan tanggung jawab moralnya kepada masyarakat Aceh.
Dampak Sosial
- Meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap wakil daerah.
- Menunjukkan pentingnya jaringan relawan dalam membantu warga perantau.
- Menguatkan rasa persaudaraan dan gotong royong di antara masyarakat Aceh.
Harapan ke Depan Diharapkan kisah ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk terlibat dalam membantu warga Aceh yang mengalami kesulitan di perantauan. Solidaritas dan gotong royong adalah kunci untuk mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi oleh masyarakat Aceh.
