Pembersihan lumpur pascabencana banjir di Aceh telah mencapai 92 persen dari total 519 sasaran. Satgas PRR melaporkan bahwa 480 titik sudah selesai, sementara 39 titik masih dalam proses. Program cash for work melibatkan 375 orang di Desa Meunasah Lhok dan Meunasah Raya, Pidie Jaya, untuk membersihkan fasilitas umum dan rumah warga.
Tahap pertama pembersihan fokus pada akses jalan nasional yang telah selesai 100 persen sejak Januari 2026. Tahap kedua berfokus pada perbaikan saluran drainase dan pembersihan lumpur di fasilitas umum. Kementerian PU berencana bekerjasama dengan perguruan tinggi untuk mempercepat penanganan.
Detail Pembersihan Lumpur
- 480 dari 519 sasaran sudah selesai dibersihkan.
- 375 orang terlibat dalam program cash for work di Pidie Jaya.
- TNI, Polri, dan BNPB terus berupaya membersihkan lumpur di area publik.
- Kerjasama dengan perguruan tinggi akan segera dilaksanakan untuk mempercepat proses.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaNelayan Aceh Waspada Gelombang 4 Meter dan Hujan Lebat BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk Aceh pada 22-24 Mei 2026, memprediksi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang di sejumlah
BANDA ACEH - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I SIM Banda Aceh mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk...
Warga Langkahan Dapat 7 Lokasi Huntap Baru Pasca Banjir","PublicImpact":88,"Credibility":80,"Urgency":70,"Evidence":80,"LongTermValue":85,"Education":70,"FinalScore":82,"Summary":"Pemkab Aceh UtaraMen
Syarat lokasi relokasi harus bebas dari zona merah banjir. Salah satunya jarak lokasi dari bibir sungai minimal lebih dari 100 meter
APDESI Aceh Khawatir, Minta Gampong Terlibat dalam JKA Baru
BANDA ACEH - Wakil Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Aceh, Bahrul Fazal, meminta Pemerintah Aceh melibatkan perwakilan...
: developer perumahan aceh hadapi lonjakan harga batu bata hingga rp1.200
“Jika kondisi ini terus berlangsung tanpa perhatian serius, kami khawatir banyak developer di Aceh ambruk.” ZULKIFLI HM JUNED, Ketua DPD REI Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.